Parah! Pelaksana Reuni 212 Hingga Kini Belum Serahkan Surat Izin ke Polisi

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Pelaksana Munajat dan Maulid Akbar Reuni Mujahid 212 ternyata hingga kini belum memasukkan surat izin kegiatan ke pihak kepolisian. Padahal, acara tersebut tak lama lagi akan digelar, yakni pada 2 Desember 2019 di Monas, Jakarta.

Sebelumnya, pelaksana kegiatan, yakni Persaudaraan Alumni 212 mengaku sudah mengurus surat tersebut, dan mendapat rekomendasi dari Gubernur DKI Jakarta Anies Bawedan. Nyatanya, surat tersebut masih zonk.

“Reuni 212 belum kita terima surat pemberitahuannya tapi yang penting semua disampaikan sesuai undang-undang,” kata Karopenmas Polri Brigjen Argo Yuwono di Jakarta, Jumat 22 November 2019.

Ia menegaskan, apapun bentuk kegiatan yang menghimpun massa, harus ada izin dari kepolisian, agar dapat dilakukan pengamanan untuk aksi yang tertib.

Diketahui, terkait perizinan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) menyebut perizinan selesai diurus. Acara reuni nantinya akan diisi oleh tausyiah umat dari berbagai penceramah.

“Soal surat-surat perizinan, segala macam, sudah rapi. Dengan pengelola taman Monas sudah, dengan Gubernur sudah rekomendasi, dengan Polda, bahkan dengan Polres dan Polri,” kata Sekjen GNPF Ulama Edy Mulyadi di Jakarta, Kamis 21 November 2019 lalu.

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini