Pakubuwana XIII Ancam Somasi 13 Media, Ada Apa?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sultan Kraton Surakarta Pakubuwana (PB) XIII Hangabehi mendadak mengancam akan melayangkan somasi pada 13 media karena dianggap mengabaikan prinsip cover both side atau berimbang terkait pemberitaan mengenai kraton.

Keberatan dari Sang Sultan karena ada beberapa media mengutip pernyataan KP Eddy Wirabhumi yang menyebut acara tersebut mendapat restu dari oknum yang mencatut nama Pakubuwana XIII. Dari keterangan Eddy, oknum-oknum tersebut diduga mencari keuntungan untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya.

“Sudah ada satu surat yang kami siapkan dan sudah ditandatangani oleh Sinuhun Pakubuwono XIII untuk salah satu media,” kata sang kuasa hukum KPA Ferry Firman Nurwahyu, Rabu 23 September 2020.

Berdasarkan hasil penelusurannya, Ferry menemukan bahwa berita-berita yang ditulis sejak 1 Agustus-21 September lalu, hanya memuat pernyataan KP Eddy Wirabhumi. Pemberitaannya terkait acara pasar rakyat Juli lalu, tanpa meminta konfirmasi kepada pihak Pakubuwana XIII.

Seperti diketahui, Kraton Surakarta sempat menggelar acara pasar rakyat di alun-alun selatan awal Juli lalu. Namun, dibubarkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menghindari kerumunan massa. Padahal pihak penyelenggara sempat mencantumkan logo Keraton Surakarta, Pemerintah Kota Solo, dan Polresta Surakarta.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini