Naik Motor Polisi, Mensos Risma Temui Korban Longsor Sumedang Minggu Malam

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Menteri Sosial Tri Rismaharini membuktikan tidak hanya hobi blusukan di Kota Jakarta, terbukti Minggu 10 Januari 2021 malam dia juga menjenguk korban tanah longsong Desa Cihanjuang, Sumedang. Risma tampak membonceng sepeda motor polisi untuk menjangkau desa tersebut.

Kehadiran Risma di lokasi bencana tersebut dikabarkan Maman Suherman melalui akun twitter @kangmaman1965.

“Bu Risma sdh hadir semalam di lokasi bencana longsor Cihanjuang, Cimanggung, Sumedang dan menyalurkan bantuan… ,” begitu pernyataan tertulis Maman, Senin 11 Januari 2021.

Selain teks, Maman juga mengunggah sejumlah foto Risma di tempat tanah longsor tersebut dengan gayanya bertanya kepada petugas dan pejabat setempat.

Maman juga mengunggah foto mantan Wali Kota Surabaya itu sedang membonceng sepeda motor polisi di bawah rintik hujan.

Longsor itu terjadi pada Sabtu 9 Januari 2021 sore. Longsoran pertama dilaporkan membuat 14 rumah rusak berat dan delapan warga setempat dilaporkan hilang.

Hingga Minggu 10 Januari 2021 pukul 16.00 WIB, sebanyak 13 korban dalam keadaan meninggal dunia, sedangkan 27 korban lainnya masih dalam status pencarian.

risma memberi bantuan kepada korban tanah longsor sumedang1
Mensos Risma membonceng sepeda motor polisi menuju korban tanah longsor Sumedang. (Twitter @kangmaman1965)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini