Minggu, Puncak Arus Balik di Kota Yogya

Baca Juga

MATA INDONESIA, YOGYAKARTA – Puncak arus balik di Kota Yogya terjadi pada Minggu 8 Mei 2022. Rata-rata tujuan para pemudik adalah Jakarta dan Surabaya. Kepala UPT Terminal Giwangan, Bekti Zunanta menyebutkan puncak arus balik terjadi di hari Minggu, 8 Mei 2022.

Ia menjelaskan sejak 4 Mei 2022, arus balik pemudik memang terlihat di Terminal Giwangan. Kebanyakan bus AKAP sebanyak 507 bus. Jumlah penumpang tercatat sekitar 10.104 orang.

Peningkatan arus balik juga ditambah dengan program mudik gratis dari kementerian. Lebih kurang dua ribu penumpang kembali ke Jakarta. Pada Minggu  dan pada Minggu diprediksi melebihi 10 ribu penumpang.

“Untuk arus balik ini ada 35 bus yang kita berangkatkan. Dua hari sebelumnya penumpang yang membawa motor sudah kami minta segera menitipkan ke petugas Terminal Giwangan. Sehingga saat pemberangkatan tidak terburu-buru,” katanya.

Bekti mengatakan, lebih kurang 200 motor yang didaftarkan untuk pengiriman ke wilayah Jakarta. Pihaknya juga mengimbau agar calon penumpang segera mengurus syarat pemberangkatan.

Arus balik dari Yogja ke Jakarta dan wilayah lain, kata Bekti akan terjadi hingga 10 Mei 2022.

“Kalau dari perhitungan kami sampai tanggal 10 Mei 2022 masih ada yang kembali ke Jakarta. Kami siapkan semua pelayanan ke calon penumpang ini,” kata dia.

Reporter: M Fauzul Abraar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini