Mesut Ozil Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Mesut Ozil punya agenda cukup padat selama kedatangannya di Indonesia. Tapi, dia punya keinginan melakukan ibadah salat Jumat di Masjid Istiqlal.

Ozil datang ke Indonesia dengan sejumlah agenda. Pemain asal Jerman itu mengunjungi pabrik Concave Indonesia yang terletak di Cikupa, Tangerang, Banten.

Selain itu ia akan melakukan kegiatan CSR bersama sejumlah atlet muda dan anak-anak kurang mampu yang memiliki talenta di bidang sepak bola.

Di sela-sela agenda padatnya, Ozil mengaku ingin sekali berkunjung ke Masjid Istiqlal.

“Anda tahu, saya sangat ingin datang ke Masjid Istiqlal. Setelah itu mungkin saya akan berkunjung ke Bali untuk liburan bersama keluarga,” katanya.

Ozil tidak menyebutkan secara rinci kapan akan mengunjungi Masjid Istiqlal. Menparekraf, Sandiaga Uno mengatakan, pemain Fenerbahce itu ingin melaksanakan salat Jumat di masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut.

“Mesut Ozil berniat datang ke Masjid Istiqlal, dia ingin salat Jumat di sana,” ujar Sandiaga.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini