Messi Lelang Sepatu untuk Bantu Anak Penderita Kanker

Baca Juga

MATA INDONESIA, BARCELONA – Lionel Messi menyerahkan sepatu yang digunakannya saat mencetak gol ke-644 untuk dilelang demi mengumpulkan dana membantu anak-anak penderita kanker.

Pada Desember lalu, Messi mencetak gol ke-644 ketika Barcelona bermain imbang 2-2 dengan Valencia. Messi memecahkan rekor Pele yang mencetak 643 gol di satu klub bersama Santos.

Saat ini sepatu Messi berada di Museum Nacional d’Art de Catalunya di Barcelona. Sepatu itu akan tetap berada di sana hingga acara lelang digelar pada April. Nantinya, hasil lelang akan diberikan untuk membantu anak-anak penderita kanker.

“Mencetak 644 gol bersama satu klub membuat saya bahagia, tapi hal paling penting adalah bisa memberikan sesuatu kepada anak-anak yang sedang berjuang melawan penyakit,” kata Messi, dikutip dari The Sun, Sabtu 13 Februari 2021.

“Kami harap acara lelang yang akan digelar pada April bisa meningkatkan kesadaran tentang pentingnya lelang ini demi tujuan mulia,” ujarnya.

Jiwa sosial Messi tak perlu diragukan lagi. Sama seperti Cristiano Ronaldo, keduanya kerap membantu anak-anak yang kurang beruntung.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Transparansi MBG: Bukti Pemerintahan Prabowo Kelola Program Rakyat dengan Hatidan Integritas

Oleh: Alexander Royce*) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subiantosejak awal dirancang bukan sekadar sebagai kebijakan sosial, melainkan sebagai investasi jangkapanjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini menargetkan pemenuhan gizijutaan anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita di berbagai wilayah Tanah Air. Dalamperjalanannya, MBG tidak hanya menghadirkan manfaat kesehatan dan sosial, tetapi juga menunjukkan bagaimana pemerintah berupaya membangun tata kelola program publik yang transparan dan akuntabel. Sejak diluncurkan secara bertahap pada 2025, MBG berkembang pesat dengan dukunganjaringan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah. Pada awal2026 saja, lebih dari 19 ribu SPPG telah beroperasi untuk melayani puluhan juta penerimamanfaat di seluruh Indonesia. Program ini bahkan telah menjangkau sekitar 55 juta hingga lebihdari 58 juta penerima manfaat, menjadikannya salah satu program intervensi gizi terbesar yang pernah dijalankan pemerintah Indonesia. Besarnya skala program tentu menuntut tata kelola yang baik agar kepercayaan publik tetapterjaga. Di sinilah pemerintah menunjukkan komitmennya terhadap transparansi. Alih-alihmenutup informasi, pengelola MBG justru mendorong keterbukaan dalam berbagai aspek, mulaidari pengadaan bahan makanan, komposisi menu, hingga penggunaan anggaran. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menekankan bahwa transparansimenjadi fondasi penting dalam penyelenggaraan program MBG. Ia mendorong seluruh dapurSPPG untuk mempublikasikan menu harian melalui media sosial atau saluran komunikasi publiklainnya. Langkah ini bertujuan agar masyarakat dapat melihat langsung jenis makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat, sekaligus memastikan bahwa standar gizi yang ditetapkan pemerintah benar-benar diterapkan di lapangan. Menurutnya, keterbukaan informasiini merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik serta memastikan program berjalan secara akuntabel. Pendekatan transparansi tersebut juga memperlihatkan bahwa pemerintah tidak alergi terhadappengawasan publik. Dengan membuka informasi menu dan aktivitas dapur MBG secara rutin, masyarakat dapat ikut mengawasi kualitas program....
- Advertisement -

Baca berita yang ini