Menangkan Pilpres AS, Jokowi Ucapkan Selamat ke Joe Biden dan Kamala Harris

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Ucapan selamat diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas kemenangan Joe Biden dan Kamala Harris dalam Pemilu Presiden Amerika Serikat 2020.

Jokowi menyebut kemenangan ini merupakan buah dari harapan yang ditambatkan pada demokrasi.

“My warmest congratulations @JoeBiden and @KamalaHarris on your historic election. The huge turn out is a reflection of the hope placed on democracy (Selamat kepada Joe Biden dan Kamala Harris atas pemilu yang bersejarah. Hasil besar itu merupakan refleksi dari harapan pada demokrasi,” ujar Jokowi di akun Instagramnya, Minggu 8 November 2020.

Jokowi juga sangat menanti kerja sama dengan Biden untuk memperkuat kemitraan antara Indonesia dan Amerika Serikat.

“Dan mendorong kerja sama kita di bidang ekonomi, demokrasi, dan multilateralisme untuk kepentingan warga negara kita bersama,” katanya.

Sebelumnya dalam pidatonya, Biden menyatakan, kemenangan ini membuktikan sudah waktunya bagi pasangan baik untuk memimpin, bukan pasangan yang membawa kegelapan bagi AS.

Untuk itu, ia mengajak seluruh rakyat AS, baik pendukungnya atau tidak, agar kembali bersatu membawa negeri Paman Sam lebih baik. “Kita harus memulihkan jiwa Amerika,” kata Biden.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini