Masyarakat Mengeluh, Kemenhub Akhirnya Godok Aturan Baru Tarif Pesawat

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Polemik tarif tiket pesawat yang terlampau tinggi belakangan ini masih menjadi pembahasan hangat di Indonesia, masyarakat pun terus mengeluh. Hal itu membuat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bergerak menyusun aturan baru mengenai harga tiket pesawat.

Dalam keterangan tertulisnya, Rabu 27 Maret 2019, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Hengki Angkasawan mengatakan aturan itu sedang dalam tahap finalisasi dengan melibatkan pihak maskapai.

“Kami belum bisa jelaskan detail. Saat ini masih disusun Biro Hukum Kemenhub dengan jajaran Ditjen Perhubungan Udara,” ujar Hengki.

Ia berharap, aturan ini nantinya dapat mengatasi masalah tarif atau harga tiket mahal yang terus dikeluhkan masyarakat. Hengki menyebut Kemenhub akan segera mengumumkan secara resmi bila proses penyusunannya sudah selesai.

“Pemerintah berada di tengah-tengah kepentingan masyarakat dan keberlangsungan industri penerbangan nasional,” kata Hengki.

Sebelumnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan mengumumkan keputusan tentang tarif pesawat pada Rabu ini, namun batal.

Persoalan tarif mahal ini mencuat setelah beredar notulen rapat yang berisi permintaan dari Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Pandjaitan dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kepada pihak maskapai segera memangkas tarif pesawat hingga 20%.

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini