Mario Goetze Hengkang dari Dortmund, Diisukan ke AC Milan

Baca Juga

MATA INDONESIA, INTERNASIONAL – Mario Goetze, pahlawan Jerman di Piala Dunia 2014 resmi hengkang dari Borussia Dortmund akhir musim ini.

Ia memilih tak memperpanjang kontraknya yang habis pada musim panas ini. Namun, belum ada kabarakan berlabuh di mana Goetze nantinya setelah cabut dari Dortmund.

“Melalui pertimbangan yang matang, saya putuskan mengubah rencana karir saya,” kata Goetze, seperti dikutip dari Metro, Sabtu 11 April 2020.

Isu yang beredar, Goetze menjadi incaran dua klub besar jika ia benar-benar memutuskan pergi dari Liga Jerman dan memulai karir baru. Kedua klub yang mengincarnya adalah AC Milan dan Liverpool.

Goetzetak cuma berganti klub, ia pun kini memiliki agensi baru yang bernama International Soccer Management (ISM) yang dikomandoi negosiator handal Reza Fazeli.

“Ini keputusan penting untuk karier saya, dan saya tak sabar bekerja sama dengan Reza Fazeli,” ujar Goetze.

“Ke mana saya akan berlabuh, itu semua akan menjadi jelas jika kondisi dunia sudah kembali normal,” katanya menambahkan.

Goetze dua kali berseragam Dortmund, yakni di periode 2009-2013 dan 2016-2020. Namun masa-masa jayanya terjadi di periode pertama. Ia meraih dua gelar Bundesliga (2011, 2012) dan satu DFB Pokal (2012), sekaligus mengantarkan namanya ke Timnas Jerman.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pengalihan Distribusi Minyakita: Masyarakat Lebih Mudah Dapatkan Minyak Goreng Terjangkau

Oleh : Nindia Rizki Fitri*Pemerintah mempertegas komitmennya dalam menjaga keterjangkauan kebutuhan pokokmasyarakat melalui kebijakan pengalihan seluruh pasokan Minyakita ke pasar rakyat. Langkahtersebut menjadi strategi yang tepat untuk memastikan minyak goreng bersubsidi benar-benardapat diakses oleh masyarakat luas, khususnya kelompok berpenghasilan menengah ke bawahyang selama ini sangat bergantung pada ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau. Kebijakan ini juga mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memperbaiki tata keloladistribusi pangan agar lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu menjawab berbagai tantanganyang muncul di lapangan.Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa seluruh pasokan Minyakita kinidifokuskan untuk pasar rakyat sehingga masyarakat lebih mudah memperoleh minyak goreng dengan harga terjangkau. Kebijakan ini sekaligus menghentikan alokasi Minyakita untukprogram bantuan pangan dan mengarahkan distribusinya langsung kepada konsumen melaluijaringan perdagangan rakyat. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah berupayamemastikan komoditas strategis ini hadir di tempat yang paling dekat dengan kebutuhanmasyarakat sehari-hari.Pengalihan distribusi ini juga memperlihatkan adanya pendekatan yang lebih adaptif dalampengelolaan bantuan pangan. Pemerintah tidak lagi bergantung pada satu jenis komoditastertentu, melainkan menyesuaikan bantuan dengan kondisi pasar dan kebutuhan masyarakat. Ketika harga suatu komoditas mengalami penurunan, pemerintah dapat melakukan penyerapanmelalui berbagai program sosial, termasuk program Makan Bergizi Gratis. Pendekatan ini tidakhanya membantu menjaga daya beli masyarakat, tetapi juga memberikan perlindungan kepadapetani dan peternak agar harga produk mereka tetap stabil.Dari perspektif ekonomi rakyat, keberadaan Minyakita di pasar tradisional memiliki arti yang sangat penting. Pasar rakyat masih menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat Indonesia, terutama di daerah-daerah yang belum sepenuhnya terjangkau oleh jaringan ritel modern. Dengan memastikan pasokan Minyakita tersedia secara memadai di pasar rakyat, pemerintahsecara tidak langsung memperkuat peran pasar tradisional sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Pedagang kecil memperoleh kepastian pasokan, sementara masyarakat mendapatkan aksesterhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.Keberhasilan kebijakan ini tentu tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak. Kementerian Perdagangan terus melakukan koordinasi dengan produsen,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini