Mantul! Ronaldo Datang, Pemain MU Malu Makan Menu Nggak Sehat

Baca Juga

MATA INDONESIA, MANCHESTER – Kehadiran Cristiano Ronaldo di Manchester United membawa dampak siginifikan tak hanya di dalam dan luar lapangan, tapi juga di lingkaran pemain.

Setelah 12 tahun berkarier di klub lain, Ronaldo kembali ke MU. Setan Merah mendatangkannya dengan nilai transfer 23 juta Euro dan kontrak berdurasi dua musim plus opsi perpanjangan satu musim.

Di laga debutnya, Ronaldo menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia saat ini. Pemain 36 tahun mencetak dua dari empat gol MU ke gawang Newcastle United akhir pekan kemarin.

Meski usianya tak lagi muda, Ronaldo mampu menjaga kondisi fisiknya. Bahkan, dia diyakini bisa tetap main di level tinggi hingga usia 40 tahun.

Salah satu rahasia kebugaran Ronaldo adalah faktor disiplin olahraga dan diet ketat. Kedatangan CR7 membuat rekan setimnya sungkan mengonsumsi makanan nggak sehat. Hal itu diungkapkan kiper MU, Lee Grant.

“Ini adalah acara makan malam bersama di hotel. Seperti biasa, setelah menyelesaikan makan malam, biasanya pada Jumat malam Anda mengonsumsi makanan penutup,” ujarnya, dikutip dari Marca, Selasa 14 September 2021.

“Ada beberapa menu seperti pie apel atau brownies, dan juga es krim. Saya katakan pada Anda, tak ada satu pun pemain yang menyentuh pie apel dan puding, tidak ada pemain yang memakan brownies,” katanya.

“Salah satu dari pemain bertanya pada saya apa yang ada di piring Ronaldo. Saya jawab itu adalah hidangan terbersih dan tersehat yanga dibadingkan Anda,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hilirisasi untuk Ekonomi yang Lebih Sejahtera

Oleh: Yusuf Rinaldi)* Transformasi ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir semakinmenunjukkan arah yang jelas, yaitu dengan memperkuat nilai tambah sumber dayaalam melalui strategi hilirisasi. Kebijakan ini bukan sekadar agenda industrialisasibiasa, melainkan fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.  Dalam konteks ekonomi global yang semakin kompetitif, langkah pemerintahmempercepat hilirisasi menjadi salah satu strategi paling rasional untuk memastikankekayaan alam Indonesia benar-benar memberi manfaat optimal bagi masyarakat. Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya untuk memperkuat peranPerusahaan Mineral Nasional (Perminas) sebagai instrumen negara dalammengelola sumber daya mineral secara lebih terintegrasi. Langkah ini sangat penting mengingat selama bertahun-tahun Indonesia lebihbanyak mengekspor bahan mentah tanpa nilai tambah yang signifikan. Denganpenguatan Perminas, pemerintah ingin memastikan bahwa pengelolaan mineral tidak lagi berhenti pada aktivitas eksplorasi dan penambangan, tetapi dilanjutkanhingga tahap pengolahan industri bernilai tinggi di dalam negeri. Presiden menekankan bahwa penguatan Perminas akan menjadi kunci bagiterciptanya pengelolaan sumber daya mineral yang lebih terpadu. Dengan demikian, Indonesia tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi mampu berkembangmenjadi pusat produksi dan inovasi industri mineral di tingkat global. Langkah inisemakin relevan jika melihat tren investasi nasional. Data terbaru menunjukkanbahwa sektor hilirisasi menyumbang sekitar Rp584,1 triliun atau 30,2 persen daritotal realisasi investasi nasional pada 2025. Angka tersebut mencerminkan bahwatransformasi ekonomi berbasis nilai tambah mulai memberikan dampak nyata bagipertumbuhan ekonomi. Selain penguatan kelembagaan, pemerintah juga mendorong pembangunaninfrastruktur industri melalui pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK). Pemerintah saat ini tengah menunggu persetujuan Presiden atas pembentukanenam KEK baru yang akan difokuskan pada industri berbasis energi dan manufakturberteknologi tinggi. Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, menjelaskan bahwa seluruh kajian teknis telah rampung dan kinimenunggu keputusan presiden. Ia mengatakan pihaknya sedang mengusulkan adaenam KEK baru yang akan diresmikan atau disetujui oleh Presiden. Keenamkawasan tersebut akan tersebar di berbagai wilayah strategis, termasuk Kalimantan, Sulawesi, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Fokus industrinya meliputi pengembangankendaraan listrik, smelter pengolahan mineral strategis seperti nikel, hinggapengembangan energi hijau. Strategi ini tidak hanya memperkuat hilirisasi, tetapijuga menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah. Secara kinerja,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini