Manchester City Terancam Sanksi karena Tindakan Rasisme

Baca Juga

MATA INDONESIA, INTERNASIONAL - Ada kejadian memalukan saat Manchester City menjamu Manchester United pada laga derby Minggu 7 Desember 2019 dinihari WIB. Salah satu fans City kedapatan melakukan tindakan rasisme terhadap pemain MU, Frederico Rodrigues Santos alias Fred.

Akibat tindakan rasis itu, kini Manchester City terancam sanki oleh otoritas sepak bola Inggris. Apalagi, bukti rasisme itu terlihat jelas dalam sebuah video yang menunjukkan salah satu penggemar City melakukan gestur yang menyerupai kera untuk menghina Fred.

Merespons insiden memalukan ini, manajemen City segera mengambil sikap dan memberikan pernyataan resmi kepada semua media.

“Kami menerapkan zero-tolerance terhadap semua tindakan diskriminatif dalam bentuk apapun,” kata pernyataan resmi City.

Saat ini, pihak klub sedang bekerja sama dengan polisi kota Manchester untuk menyelidiki video tersebut dan mengidentifikasi pria yang terlihat di dalamnya. Namun, belum ada tersangka yang ditangkap polisi.

Pemain MU yang menerima tindakan rasisme, Fred, menyampaikan mengalami insiden itu di babak kedua saat hendak mengambil tendangan pojok di menit ke-67, ketika timnya unggul 2-0.

Pemain asal Brasil itu bahkan merasa ada yang melempar sesuatu ke arahnya saat berjalan mendekati bola.

Berita Terbaru

Prabowo dan Agenda Antisipasi Super El Nino demi Melindungi Petani serta Rakyat

Oleh : Ricky RinaldiPerubahan iklim menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi berbagainegara, termasuk Indonesia. Fenomena cuaca ekstrem seperti El Nino berpotensimemicu musim kemarau yang lebih panjang, meningkatkan risiko kekeringan, mengurangi produktivitas pertanian, serta memengaruhi ketersediaan pangannasional. Ancaman tersebut tidak hanya berdampak pada petani sebagai produsenpangan, tetapi juga dapat memengaruhi stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Oleh karena itu, kesiapsiagaan pemerintah dalam mengantisipasi potensi Super El Nino menjadi langkah strategis untuk melindungi petani sekaligus menjagaketahanan pangan nasional.Ketahanan pangan merupakan salah satu fondasi utama pembangunan nasional. Ketersediaan pangan yang cukup, aman, dan terjangkau menjadi kebutuhan dasaryang harus dijaga di tengah berbagai tantangan global, termasuk perubahan iklim. Pengalaman menghadapi El Nino pada tahun-tahun sebelumnya memberikanpelajaran bahwa antisipasi sejak dini jauh lebih efektif dibandingkan penangananketika dampaknya telah meluas. Karena itu, berbagai langkah mitigasi terusdiperkuat agar sektor pertanian tetap mampu berproduksi meskipun menghadapikondisi cuaca yang tidak menentu.Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjadikan ketahanan pangansebagai salah satu prioritas utama pemerintahannya. Menghadapi potensi fenomenaSuper El Nino yang diperkirakan dapat memengaruhi musim kemarau di Indonesia, Presiden memanggil jajaran terkait untuk memastikan kesiapan nasional, mulai darikecukupan cadangan pangan, penguatan infrastruktur pertanian, hingga langkah-langkah antisipatif bagi petani. Pemerintah menegaskan bahwa kesiapan tersebutmerupakan bagian dari strategi untuk memastikan masyarakat tetap memperolehakses pangan yang cukup meskipun menghadapi tantangan iklim ekstrem.Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini