Man City Perpanjang Kontrak Guardiola

Baca Juga

MATA INDONESIA, MANCHESTER – Manchester City memperpanjang kontrak Pep Guardiola. Pelatih asal Spanyol akan bertahan di Stadion Etihad hingga 2023.

City memberikan perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun. Sejatinya, kontrak Guardiola akan habis di akhir musim ini. Dengan demikian, mantan pelatih Barcelona memperpanjang masa tinggalnya di Manchester dari 2016 ke 2023.

Bersama Guardiola, City memenangkan enam trofi mayor dimana dua di antaranya merupakan titel Liga Premier Inggris. Dengan perpanjangan kontrak dua tahun, ini merupakan karier terlama Guardiola di sebuah klu.

Sebelumnya, Guardiola melatih Barcelona selama empat tahun dan tiga tahun di Bayern Muenchen. Ada satu trofi yang sangat diidamkan fans City dan Guardiola, yakni Liga Champions.

“Sejak datang ke Manchester City, saya merasa mendapat sambutan luar biasa di klub dan Kota Manchester, para pemain, staf, fans, orang-orang Manchester, ketua dan pemilik klub,” kata Guardiola, dikutip dari Sky Sports, Jumat 20 November 2020.

“Sejak itu, kami mencapai kesuksesan bersama, mencetak banyak gol, memenangkan banyak pertandingan, trofi, dan kami semua bangga dengan kesuksesan itu,” ujarnya.

“Tantangan untuk kami adalah untuk terus berkembang dan berevolusi. Saya sangat bersemangat untuk membantu City melakukan hal tersebut. Terima kasih pada pemilik, ketua, Ferran Soriano dan Txiki Begiristain yang terus memberikan kepercayaan pada saya,” tuturnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini