Mahar Messi Tak Lagi Tinggi

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Manchester City tampaknya masih penasaran dengan sosok Lionel Messi. Kabar terbaru menyebutkan bahwa jawara Premier League musim 2018-2019 itu tertarik mendatangkan Messi pada jendela transfer musim dingin nanti.

Rumor kepergian bintang Barcelona itu memang santer terdengar belakangan ini. Sang pemain juga sempat mengungkapkan keinginannya untuk meninggalkan Camp Nou. Kontrak Messi dengan Barca sendiri akan berakhir musim panas mendatang.

Menyaksikan fakta tersebut, City sepertinya tak ingin kehilangan kesempatan memboyong Messi. Terlebih Manchester City dilatih Josep Guardiola, sosok yang notabene merupakan pelatih La Pulga di Barcelona.

Keduanya pun memiliki hubungan yang baik. Bersama Guardiola, Messi sukses meraih 14 trofi, yang paling mengagumkan tentu saja dua trofi Liga Champions musim 2008-2009 dan 2010-2011.

Melansir Daily Star, Senin, 19 Oktober 2020, Etihad Stadium diyakini menjadi pelabuhan favorit untuk Messi. Selain City, sejumlah klub top Eropa juga antre mendatangkan Messi, sebut saja Chelsea, Paris-Saint Germain, Juventus, serta Manchester United.

Mahar sang pemain sendiri tak lagi tinggi. Pasalnya, klausul rilis peraih enam gelar Ballon d’Or dengan Barcelona sudah tak berlaku lagi. Terdengar kabar bila City akan mulai mengajukan tawaran di angka 15 juta Pounds atau setara 286 miliar Rupiah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini