Liverpool Jumpa Madrid Lagi, Salah: Bukan Balas Dendam

Baca Juga

MATA INDONESIA, LIVERPOOL – Liverpool jumpa dengan Real Madrid di perempatfinal Liga Champions. Mohamed Salah menyebut, tak ada motivasi balas dendam.

Liverpool punya kenangan buruk lawan Madrid di 2018. Saat itu Si Merah kalah dengan skor 1-3 di partai puncak.

Selain itu, Salah juga punya memori buruk di laga itu. Dia tak bisa menyelesaikan pertandingan karena mengalami cedera setelah adu duel dengan Sergio Ramos. Pemain asal Mesir mengalami cedera bahu.

Dengan keluarnya Salah, Madrid berada di atas angin. Los Blancos menang berkat gol Karim Benzema dan Gareth Bale (2). Sedangkan gol tunggal Liverpool dicetak Sadio Mane.

Kini, Liverpool dan Madrid jumpa lagi di Liga Champions. Dalam wawancara khusus dengan Marca, Salah mengaku laga nanti bukan sebagai ajang balas dendam.

“Bisa dibilang saya punya motivasi khusus untuk memenangkan pertandingan nanti dan lolos ke semifinal. Apa yang terjadi nanti takkan mengubah hasil partai final di Kiev. Itu adalah masa lalu,” kata Salah.

“Pertandingan itu adalah masa lalu, jadi saya tak memikirkan (balas dendam). Saya hanya fokus pada tim. Semuanya fokus pada tim masing-masing dan semua orang pasti ingin menang, itu saja,” ujarnya.

Liga Champions menjadi satu-satunya cara bagi Liverpool mengobati kekecewaan di Liga Premier Inggris. Pasalnya, The Reds hampir dipastikan mustahil mempertahankan gelar juaranya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini