Lewandowski Raih Trofi Pemain Terbaik Dunia Versi FIFA

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Bomber Bayern Muenchen Robert Lewandowski meraih trofi Pemain Terbaik Dunia versi FIFA. Dia menyingkirkan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Lewandowski mencetak 55 gol dari 47 pertandingan musim lalu bersama Bayern. Dia juga berperan besar membawa Die Roten memenangkan tiga gelar, termasuk Liga Champions.

Musim lalu, pemain asal Polandia itu menjadi pencetak gol terbanyak di Liga Champions dan Bundesliga. Keberhasilan Lewandowski memenangkan trofi ini tak mengejutkan, karena penampilannya musim lalu sangat fenomenal.

Pemenang ditentukan melalui suara dari kapten tim nasional dan pelatih, voting melalui media online, dan perwakilan 200 media.

“Jika Anda memenangkan penghargaan dan berbagi gelar dengan Messi dan Ronaldo, itu luar biasa dan sangat berarti untuk saya,” ujar Lewandowski, dikutip dari BBC, Jumat 18 Desember 2020.

“Dulu, saya ingat sangat mendambakan bisa memenangkan trofi seperti ini dan kini saya bisa mewujudkannya. Ini sangat berati, terlepas dari mana asal Anda. Paling penting adalah usaha yang dilakukan untuk mewujudkannya,” katanya.

Pengargaan ini berbeda dengan Trofi Ballon d’Or yang biasa diseleggarakan France Football. Tahun ini mereka meniadakan penghargaan itu karena pandemi Covid-19.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini