KTT G20 Masih Enam Bulan Lagi, Indonesia Sudah Siapkan Rumah Sakit Rujukan untuk Anggota Delegasi

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Indonesia tidak main-main menyiapkan KTT G20 di Bali, November nanti.

Bahkan sudah disiapkan lima rumah sakit rujukan untuk para delegasi G20 yang mengalami masalah kesehatan.

“Pemilihan kelima rumah sakit tersebut, selain karena sudah berpengalaman, juga dekat dengan lokasi pertemuan G20,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Dr dr I Nyoman Gede Anom di Denpasar, Senin 16 Mei 2022.

Kelima rumah sakit itu adalah RSUP Sanglah, RSUD Bali Mandara, RS Siloam, RS BIMC Nusa Dua, dan RS Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Universitas Udayana.

Tenaga dan prasarananya juga sudah disiapkan sejak sekarang yang akan diadakan simulasi diawasi langsung oleh Kementerian Kesehatan.

Selain rumah sakit rujukan, Gede Anom mengungkapkan di setiap hotel yang menjadi lokasi pertemuan juga dilengkapi mini ICU (Intensive Care Unit).

Di sana juga disiagakan dokter spesialis yang lengkap dengan dukungan peralatan yang canggih.

Dokter spesialis yang disiagakan adalah bidang penyakit dalam, dokter spesialis bedah, dokter spesialis jantung, hingga dokter anestesi.

Di samping itu disiapkan ambulans lengkap untuk membantu anggota delegasi menghadapi kasus-kasus tertentu yang membutuhkan pertolongan lebih lanjut ke RS rujukan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini