Kolaborasi dengan McDonald’s, BTS Dibayar Berapa Sih?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sejak Rabu 9 Juni 2021, Army di Indonesia berburu menu BTS Meal di McDonald’s. Berapa sih bayaran yang diterima BTS dalam kolaborasi tersebut?

BTS adalah salah satu artis terbesar di dunia saat ini. Para anggotanya bisa membuat sebuah produk terjual habis hanya dengan terlihat bersama mereka atau menyebutkannya dalam video. Karena itu, tidak mengherankan banyak merek menggunakan BTS untuk promosi.

Popularitas BTS juga memungkinkan mereka untuk meraup banyak uang untuk penawaran iklan. Menurut The Korean Times, Jungkook dkk. adalah salah satu selebritas termahal. Demikian dikutip dari Cheat Sheet, Jumat 11 Juni 2021.

Perusahaan Korea Selatan biasanya membayar BTS 2,69 juta hingga 4,48 juta Dolar AS hanya untuk produk-produk domestik. Sementara itu, untuk kemitraan global, termasuk dengan McDonald’s, mereka dibayar sekitar 8,89 juta Dola AS atau sekitar 126 juta Rupiah.

Tidak mengherankan bahwa anggota BTS telah mengumpulkan kekayaan bersih yang mengesankan. Setiap anggota diperkirakan memiliki kekayaan senilai 20 juta Dolar AS atau setara 283 miliar Rupiah.

Di Indonesia, polisi harus turun tangan akibat membludaknya sopir ojol yang mengantre memesan BTS Meal. Bahkan, ada store McDonald’s yang disegel karena melanggar protokol kesehatan.

McDonald’s dan BTS berkolaborasi menghadirkan menu paket BTS Meal yang terdiri dari 9 nuget, kentang goreng, softdrink, dan saus khusus khas Korea.

Secara bertahap, BTS Meal dirilis di 49 negara, termasuk Indonesia, Kanada, Brasil, Vietnam, dan negara-negara lain.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini