Kerja Sama Antardaerah Solusi Kendalikan Inflasi

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Ketua Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Perry Warjiyo menyebutkan kerja sama antardaerah menjadi solusi pengendalian inflasi.

“Kendalikan inflasi dengan kerja sama antardaerah,” kata Perry.

Ia mengatakan dunia saat ini sedang mengalami risiko stagnasi. “Pelambatan ekonomi. Stagnasi, tetapi inflasi tinggi,” ujarnya.

Oleh karena itu, kata dia, dalam upaya pengendalian harga perlu dilakukan kebijakan yang back to
basic.

Menurut dia, dalam bidang ketersediaan pangan, khususnya beras, produksi secara nasional lebih
dari cukup.

Namun, kata dia, terdapat surplus dan defisit pangan di dua wilayah yang berbeda. Oleh karena itu, dibutuhkan kerja sama antardaerah untuk mengatasi kebutuhan pangan tersebut.

Perry juga mendorong dilakukannya urban farming serta mengubah perilaku masyarakat dalam pemenuhan pangan.

“Ketahanan pangan kita baru beras, tetapi kita sudah pindah ke gandum. Mengapa tidak beralih ke ketela atau singkong,” katanya.

Upaya mendorong ketahanan pangan, lanjut dia, juga harus dilakukan terhadap komoditas pangan lainnya seperti kedelai, cabai, dan bawang putih.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Sekolah Rakyat Dinilai Efektif Wujudkan Pendidikan Bermutu

Oleh : Andhika RachmaPemerintah Indonesia terus menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas sumberdaya manusia melalui berbagai terobosan kebijakan di sektor pendidikan. Salah satu program yang kini menjadi perhatian publik adalah Sekolah Rakyat, sebuah inisiatif strategis yang dinilaiefektif dalam menghadirkan pendidikan bermutu sekaligus menjawab tantangan ketimpanganakses pendidikan. Dalam konteks pembangunan nasional, kehadiran Sekolah Rakyat tidakhanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga fondasi jangka panjang dalam menciptakangenerasi unggul yang berdaya saing.Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menekankan bahwasekolah rakyat dibangun untuk masyarakat yang masuk dalam kategori keluarga penerimamanfaat dari golongan miskin ekstrem.Sekolah Rakyat hadir sebagai program afirmatif yang menyasar anak-anak dari keluarga tidakmampu. Program ini memberikan pendidikan secara gratis sepenuhnya, termasuk biayapendidikan, tempat tinggal, hingga kebutuhan dasar siswa yang ditanggung oleh negara. Hal inimenjadi langkah konkret pemerintah dalam memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak lagimenjadi penghalang bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Abdul Mu’timengatakan Sekolah Rakyat menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda untukmengembangkan potensi diri. Menurutnya, sekolah ini adalah tempat generasi muda tumbuhdan berkembang menjadi bangsa yang hebat. Program Sekolah Rakyat dirancang bagi anak-anak yang sempat terputus dari layanan pendidikan formal agar kembali memperoleh hakbelajar secara layak dan bermutu.Dalam implementasinya, Sekolah Rakyat dirancang dengan konsep sekolah berasrama(boarding school), yang memungkinkan pembinaan siswa dilakukan secara menyeluruh, baikdari aspek akademik maupun karakter. Kurikulum yang diterapkan tidak hanya menitikberatkanpada pembelajaran formal, tetapi juga penguatan nilai-nilai kepemimpinan, nasionalisme,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini