Kekalahan Atalanta yang Sangat Menyakitkan

Baca Juga

MATA INDONESIA, LISBON – Atalanta nyaris membuat kejutan dengan menyingirkan PSG di perempatfinal Liga Champions. Sayang, mereka harus tersingkir menyakitkan berkat dua gol PSG di penghujung laga.

Berlaga di Estadio da Luz, Kamis 13 Agustus 2020 dini hari WIB, Atalanta kalah dengan skor 1-2. Atalanta unggul lebih dulu melalui gol Mairo Palisic. Atalanta hampir saja bisa memenangkan pertandingan karena skor bertahan hingga menit ke-89.

Bencana datang di menit ke-90 ketika PSG bisa mencetak gol melalui Marquinhos. Gol yang membuat PSG makin bersemangat hingga akhirnya bisa mencetak gol kemenangan dua menit berselang melalui gol Eric Maxim Choupo-Moting.

“Penyesalan terbesar adalah, kami sangat dekat untuk menang dan berpikir kami meraih pencapaian luar biasa. Tapi tetap ada rasa puas dengan penampilan kami di Liga Champions musim ini,” kata Gasperini, dikutip dari Football Italia, Kamis 13 Agustus 2020.

“Kami terus berkembang melawan tim terbaik di Eropa. Saya ingin mengucapkan terima kasih pada para pemain atas semua yang mereka lakukan musim ini. Sangat mengecewakan karena nyaris saja kami menang,” ujarnya.

“Mereka punya banyak pemain kelas dunia, seperti Kylian Mbappe dan Neymar. Di Liga Champions, detail kecil bisa membuat perbedaan ketika pertandingan berjalan seimbang,” tuturnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bonus Hari Raya Ojol, Kesejahteraan Bagi Gig Worker

Oleh: Alexander Royce*) Transformasi ekonomi digital Indonesia dalam satu dekade terakhir telah melahirkan jutaanpekerja sektor informal berbasis aplikasi atau gig worker. Di antara mereka, pengemudi ojek online (ojol) menjadi tulang punggung mobilitas dan distribusi barang, terutama di momen-momen krusial seperti Ramadan dan Idulfitri. Tahun ini, kabar mengenai pencairan Bonus Hari Raya (BHR) bagi para pengemudi ojol menjadi angin segar yang tidak hanya berdampak pada kesejahteraan pekerja, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi nasional. Langkah pemerintah memastikan kembali pemberian Bonus Hari Raya bagi pengemuditransportasi daring menunjukkan keberpihakan yang nyata terhadap pekerja sektor informal digital. Kebijakan ini relevan dengan situasi terkini, di mana daya beli masyarakat menjadi salah satu kunci menjaga stabilitas ekonomi menjelang Lebaran 2026. Dengan lebih dari 850 ribupengemudi yang dipastikan menerima bonus tahun ini, dampaknya tidak bisa dipandang sebelahmata. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, memastikan bahwa para pengemudi ojol kembalimendapatkan Bonus Hari...
- Advertisement -

Baca berita yang ini