Kejuaraan Taekwondo Bupati Sleman Cup 2023 Resmi Digelar

Baca Juga

Mata Indonesia, Sleman – Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo membuka kejuaraan Taekwondo Bupati Sleman Cup 2023 pada Minggu, (28/5). Bertempat di GOR Pancasila Universitas Gadjah Mada, pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Sleman.

Dalam sambutannya, Bupati Sleman menyampaikan bahwa Pemkab Sleman berkomitmen dalam mendukung upaya pembinaan atlet Taekwondo. Menurutnya, melalui kejuaraan ini atlet-atlet taekwondo potensial memiliki pengalaman bertanding.

“Ini sebagai upaya untuk mendukung pembinaan atlet taekwondo sehingga tidak hanya latihan namun diperlukan kompetisi untuk menambah pengalaman dan mematangkan teknik maupun strategi,” ujarnya

Lebih lanjut, Kustini berharap agar atlet-atlet muda potensial dari Kabupaten Sleman dapat mencetak atlet berprestasi dan maju bertanding di tingkat Nasional bahkan tingkat Internasional.

Sementara itu, Ketua Umum Pengda Taekwondo Indonesia DIY, Rudy Koeshardijanto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap Pemkab Sleman dalam upaya mendukung pembinaan atlet Taekwondo melalui penyelenggaraan kejuaaran Taekwondo Bupati Sleman Cup secara rutin setiap tahunnya.

“Apresiasi setinggi-tingginya untuk Pemkab Sleman dan KONI Sleman karena telah berkomitmen mendukung upaya pembinaan atlet Taekwond dan Kabupaten Sleman merupakan salah satu yang terbaik,” ujarnya

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sleman juga sekaligus mengalungkan medali bagi pemenang kategori putra dan putri serta memberikan piagam penghargaan

Kejuaraan Taekwondo Bupati Sleman Cup 2023 diikuti total 640 atlet dari 56 tim yang berasal dari wilayah Kabupaten Sleman, Provinsi DIY, dan undangan dari luar daerah. Kelas yang dipertandingkan yakni kategori usia super kadet A, super kadet B, junior, dan senior. Jenis yang dipertandingkan yakni Kyorugi dan Poomsae dan diselenggarakan selama 2 hari yakni 27 Mei hingga 28 Mei 2023.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bergerak Cepat Optimalkan Sertifikasi Halal Gratis Bagi UMKM

*) Oleh: Ahmad Fauzan WibowoTransformasi ekonomi nasional tidak hanya ditentukan oleh besarnya investasi ataupertumbuhan industri skala besar, tetapi juga oleh kemampuan negara memperkuatfondasi ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dalam konteks tersebut, program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) yang dijalankan pemerintah merupakan langkah strategis yang layak diapresiasi karena memberikan kesempatan bagi UMKM untuk meningkatkan kualitas, kredibilitas, dan daya saing produknya. Di tengah persaingan pasar yang semakin ketat, sertifikasi halal tidak lagi dipandang sekadar pemenuhan kewajibanadministratif, melainkan telah menjadi instrumen penting dalam membangunkepercayaan konsumen dan memperluas akses pasar. Oleh karena itu, ajakanpemerintah agar pelaku UMKM segera memanfaatkan kuota sertifikasi halal gratis perlu direspons secara cepat dan positif oleh seluruh pelaku usaha.Lebih jauh, sertifikasi halal saat ini telah berkembang menjadi bagian dari standarmutu produk yang diakui secara luas. Indonesia sebagai negara dengan jumlahpenduduk muslim terbesar di dunia memiliki potensi besar untuk menjadi pusatindustri halal global. Potensi tersebut tentu tidak dapat diwujudkan tanpa keterlibatanaktif UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional....
- Advertisement -

Baca berita yang ini