Kecelakaan Mobil, Pangeran Tampan Arab Saudi Koma Selama 15 Tahun

Baca Juga

MATA INDONESIA, RIYADH – The Sleeping Prince atau Pangeran Tidur, label tersebut tampaknya pantas disematkan untuk Pangeran Al Waleed bin Khaled bin Talal. Pangeran dari Kerajaan Arab Saudi itu mengalami koma lebih dari 15 tahun!

Kabar tersebut dibagikan oleh Putri Rima binti Talal yang merupakan tante dari Pangeran Al Waleed bin Khaled bin Talal. Sang pangeran dirawat di rumah sakit setelah mengalami kecelakaan mobil pada 2005.

Pangeran Al Waleed bin Khaled bin Talal merupakan keponakan miliarder investor Arab Saudi, Pangeran Alwaleed bin Talal.

“Kekasihku, semoga Tuhan melindungimu, menyembuhkanmu, dan memulihkanmu,” tulis Putri Rima di Twitter, melansir The National News.

Dalam video yang diunggah oleh Putri Rima, tubuh Pangeran Al Waleed terhubung ke mesin pendukung kehidupan, ditutupi dengan bendera Saudi dengan kata-kata bertuliskan “Negara Kami ada di Hati Kami”.

Ayahnya, Pangeran Khaled, berharap putranya dapat sembuh total dan kembali seperti sedia kala. Ia tetap optimistis, meski berbagai selang dan alat kesehatan lainnya terhubung ke tubuh sang putra

“Seseorang bertanya kepada saya, mengapa Anda tidak mencabut perangkat dari putra Anda? Saya menjawab bahwa jika itu adalah kehendak Tuhan baginya untuk mati dalam kecelakaan itu, maka putra saya akan berada di kuburnya,” kata Pangeran Khaled.

Pada Oktober tahun lalu, saudara perempuan mereka, Putri Noura binti Talal, men-tweet video Pangeran Al Waleed menggerakkan jari-jarinya.

“Anakku tercinta Khalid bin Talal Al Walid, segala puji bagi Allah, yang menghidupkan siapa yang Dia kehendaki dengan perintah-Nya. Segala puji bagi Allah, yang memulihkan kesehatan Anda, jadi jangan putus asa dengan kekuasaan Allah,” tulisnya di Twitter.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kehadiran Aparat Keamanan DemiLindungi Masyarakat dari OPM

Keberadaan aparat keamanan di Papua tidak lain adalah upaya untuk melindungi masyarakat Bumi Cenderawasih dari kekerasan Organisasi Papua Merdeka...
- Advertisement -

Baca berita yang ini