Kasus Harian Covid-19 Semakin Berkurang

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kementerian Kesehatan melaporkan jumlah kasus harian terkonfirmasi positif Covid-19 semakin berkurang, yaitu sebanyak 3.779 kasus pada Minggu 12 September 2021.

Siaran pers kementerian kesehatan menyebutkan kasus konfirmasi positif tertinggi disumbang Jawa Barat dengan 567 kasus, disusul Jawa Timur dengan 367 kasus. Di urutan ketiga ada DKI Jakarta dengan 306 kasus. Sumatera Utara dan Jawa Tengah di posisi keempat dan kelima dengan 281 kasus dan 168 kasus.

Sementara jumlah pasien yang sembuh dari penularan Covid-19 secara nasional mencapai 9.401 pasien dengan Jawa Tengah di urutan pertama sebanyak 2.004 pasien. Jawa Barat di urutan kedua dengan 978 pasien sembuh. Jawa Timur dan Sumatera Utara di peringkat selanjutnya dengan 614 dan 527 pasien berhasil sembuh.

Di urutan kelima ada DI Yogyakarta dengan 446 pasien sembuh. Kemudian total jumlah pasien meninggal akibat Covid-19 di Tanah Air tercatat ada 188 pasien. Dari jumlah tersebut, Jawa Timur berada di urutan pertama dengan 31 pasien meninggal. Disusul Bali sebanyak 17 pasien meninggal. Sumatera Utara, Jawa Tengah dan Kalimantan Timur di urutan berikutnya dengan masing-masing sebanyak 14 pasien meninggal.

Sementara jumlah kasus aktif turun sebanyak 5.810 kasus menjadi 109.869 kasus aktif.  Jumlah spesimen yang diperiksa pada Minggu sebanyak 198.052 spesimen dengan positivity rate sebesar 3,05 persen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini