Jepang Diguncang Gempa Magnitudo 7,2 dan Tsunami Setinggi 1 Meter

Baca Juga

MATA INDONESIA JAKARTA-Gempa berkekuatan 7,2 melanda lepas pantai di Jepang menyebabkan ombak setinggi satu meter melanda Miyagi pda Sabtu 20 Maret 2021 malam pukul 6.09 waktu setempat.

Gempa tersebut berasal dari kedalaman 60 kilometers. Getaran terkuat berskala 7 terasa di Miyagi dan hingga terasa di Tokyo yang terpisah jarak hingga 400 kilometer.

Gempa ini muncul beberapa hari setelah perayaan 10 tahun tsunami yang terjadi di prefektur tersebut hingga menyebabkan kehancuran di pembangkit nuklir Fukushima Dai-ichi dan menyebabkan sekitar 19.000 orang tewas atau hilang.

Sebulan yang lalu, gempa bermagnitudo 7,3 skala richter mengguncang Fukushima, sebuah gempa susulan sejak 2011.

Seperti diketahui, Jepang sempat luluh lantak setelah gempa berkekuatan 9,0 yang berpusat di Semenanjung Oshika, pantai timur Tohoku mengakibatkan gelombang tsunami setinggi 10 meter pada 11 Maret 2011.

Bencana tersebut menjadi gempa terbesar sepanjang sejarah Jepang dan telah menimbulkan kerugian hingga puluhan miliar dolar AS.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hilirisasi Papua Jalan Strategis Menuju Kebangkitan Ekonomi Timur Indonesia

Oleh: Petrus Yoman Kambu* Hilirisasi di Papua kini tampil sebagai wajah baru pembangunan nasional yang berkeadilan dan berorientasi masa depan. Kebijakan ini bukan sekadar strategi ekonomiteknokratis, melainkan manifestasi nyata komitmen negara untuk memastikan bahwakekayaan alam Papua dikelola secara berdaulat, bernilai tambah tinggi, dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Di tengah dinamikaglobal yang kompetitif, langkah terintegrasi antara pemerintah pusat, pemerintahdaerah, dan investor internasional menunjukkan bahwa Papua tidak lagi ditempatkansebagai hinterland komoditas mentah, tetapi sebagai episentrum pertumbuhan baruyang diperhitungkan di pasar dunia. Langkah konkret tersebut tercermin dari fasilitasi pertemuan 21 investor Eropa denganperwakilan daerah penghasil kakao seperti Kepulauan Yapen, Jayapura, dan ManokwariSelatan. Forum ini membahas pengembangan industri kakao secara komprehensif darihulu hingga hilir, termasuk penetrasi pasar ekspor. Anggota Komite EksekutifPercepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Billy Mambrasar, menegaskan bahwaPapua Sehat, Papua...
- Advertisement -

Baca berita yang ini