Jalan Trans-Papua Sejahterakan Perekonomian Tanpa Abaikan Faktor Lingkungan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pembangunan Jalan Trans-Papua di harus memberikan manfaat bagi masyarakat asli Papua. Pengamat tata kota Nirwono Yoga menegaskan bahwa di tengah situasi sosial dan budaya yang mengakar kuat di tanah Papua, upaya dialog dan edukasi menjadi cara untuk menampung aspirasi masyarakat.

“Mengingat sosial budaya Papua yang mengakar kuat, maka masyarakat harus diedukasi tentang keamanan dan manfaat dari pembangunan proyek Jalan Trans-Papua,” kata Nirwono kepada Mata Indonesia News, Kamis 1 April 2021.

Nirwono juga mengingatkan agar pembangunan jalan Trans-Papua tidak hanya memberikan manfaat bagi perekonomian, namun perhatian juga harus diberikan pada lingkungan yang ada di sekitar proyek.

Faktor lingkungan juga penting untuk diperhatikan, supaya area di sekitar pembangunan jalan Trans-Papua tetap aman.

“Pengendalian tata ruangnya juga harus diperhatikan, supaya tidak terlalu berdampak pada lingkungan sekitar,” kata Nirwono.

Sejauh ini, di awal tahun 2021, sebagian Jalan Trans-Papua sudah mulai rampung dan antar wilayah pun sudah terhubung, salah satunya Jayapura-Wamena. Sebelumnya, untuk pergi kedua wilayah tersebut, harus menggunakan biaya yang cukup besar.

Pembangunan jalan ini termasuk dalam proyek strategis nasional dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Tujuan pembangunan ini untuk mempermudah perkembangan ekonomi di masing-masing wilayah, sehingga masyarakat lebih maju.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini