Jaga Keamanan di Ilaga, Polda Papua Tambah Personel Brimob di Puncak

Baca Juga

MATA INDONESIA, ILAGA – Personel Brimob akan ditambah untuk memperkuat keamanan di Kabupaten Puncak terutama di Ilaga. Penambahan pasukan itu untuk memperkuat pengamanan terutama di sekitar area Bandara Amunggaru.

Bandara itu tutup beberapa hari setelah insiden penembakan oleh kelompok bersenjata yang menewaskan tiga anggota TNI pada pekan lalu. Pembukaan mulai Kamis 3 Februari 2022.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua, Faizal Ramadhani mengatakan penebalan pasukan juga untuk mengantisipasi informasi adanya mobilisasi anggota kelompok bersenjata di sana. Mobilisasi itu berkaitan dengan rencana mereka melakukan gangguan keamanan di Puncak.

“Memang ada informasi dari intelijen bahwa akan ada mobilisasi dari mereka. Tapi, ini kita sudah antisipasi untuk pengamanannya. Situasi cukup terkendali. Akan ada penambahan kurang lebih 1 SSK (satu satuan setingkat kompi) lagi, karena memang di sana akan ditempatkan kurang lebih dua SSK,” kata Faizal Ramadhani, Kamis 3 Februari 2022.

Faizal memperkirakan kelompok bersenjata itu masih berada di pinggiran Ilaga, ibu kota Kabupaten Puncak. Karena itu, untuk mencegah mereka beraksi kembali, personel Satgas Damai Cartenz akan tersebar di setiap pos penjagaan.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini