Isu Rekening FPI Dibekukan, BNPT: Kami Tidak Tahu!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kabar soal Front Pembela Islam (FPI) yang mengklaim rekening mereka dibekukan oleh pemerintah sejak 30 Desember 2020 lalu, ditanggapi santai oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme.

Menurut Kabag Hukum dan Humas BNPT Pudiastusi Citra Adi, pihaknya sama sekali tak soal pembekuan rekening tersebut, karena bukan bagian dari kewenangan.

“Wah kami juga tidak tahu, bukan tupoksi kami untuk membekukan,” kata dia, seperti dikutip dari Merdeka, Senin 4 Januri 2021.

Ia juga menuturkan, bahwa BNPT sama sekali belum mengetahui soal pembekuan rekening FPI.

Begitu juga dengan Polri, yang menegaskan bahwa pembekuan rekening bukan kewenangan mereka.

“Jadi begini, terkait hal itu bukan kewenangan Polri untuk membekukan itu,” kata Kabag Penum Div Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan di Jakarta, Senin 4 Januari.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini