ISIS Mengeksekusi Pengikutnya yang Pakai Nama ‘Bieber’

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Seorang pemuda Inggris bernama Mohammed Ismail tewas dieksekusi ISIS. Pemuda tersebut sudah bergabung dengan ISIS sejak 2014 dan mengganti namanya menjadi Osama bin Bieber, terinspirasi dari bintang pop Justin Bieber.

Nasib Ismail berujung tragis setelah ISIS menaruh curiga pada pemuda tersebut. Ia dituding menjadi mata-mata yang mengakibatkan kematian Nasser Muthana, Propagandis senior ISIS.

Dilansir dari The Sun yang mengutip dari The Sunday Times, Ismail mengaku mengkhianati ISIS dan memberikan informasi rahasia kepada agen intelijen barat. Pemuda itu kemudian dibunuh secara brutal oleh algojo ISIS.

Eksekusi itu dilakukan di depan seorang juru kamera. “Mereka melakukan interogasi dengannya. Dia mengakui segalanya. Dan kemudian mereka membunuhnya,” tulis sumber tersebut.

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini