Inter Milan Mulai Tampil Konsisten, Ancam AC Milan

Baca Juga

MATA INDONESIA, MILAN – Inter Milan mulai tampil konsisten. Nerazzurri terus memburu rival sekota, AC Milan, yang ada di puncak klasemen.

Inter mencatatkan enam kemenangan beruntun di Serie A usai menaklukkan Spezia 2-0, Minggu 20 Desember 2020 malam WIB. Dua gol Inter dicetak Achraf Hakimi dan Romelu Lukaku. Gol tim tamu dicetak Roberto Piccoli.

Conte puas dengan penampilan anak asuhnya meski hanya menang tipis lawan tim promosi. Pelatih asal Italia senang dengan konsistensi yang mulai ditunjukkan anak asuhnya.

“Ini adalah kemenangan keenam kali beruntun di Serie A dan kami menyambut konsistensi dengan rasa senang. Dengan ini, kami masih berada di papan atas klasemen,” ujar Conte, dikutip dari Football Italia, Senin 21 Desember 2020.

“Kami tahu lawan Spezia takkan mudah, karena mereka tim yang terorganisir, berusaha menutup semua ruang, dan melakukan serangan balik cepat. Kami tak banyak memberikan mereka kesempatan,” ungkapnya.

“Ini adalah kemenangan yang bagus, mengingat ini adalah pertandingan kesembilan kami secara beruntun dimana kami main setiap tiga hari sekali. Ada satu laga lagi sebelum jeda. Tak dipungkiri tim diliputi rasa lelah,” katanya.

Inter Milan mulai mengancam AC Milan di puncak klasemen. La Beneamata mengemas 30 poin dan hanya tertinggal satu poin dari Rossoneri.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini