Insya Allah Tak Turun Hujan, Cuaca di Jabodetabek Diperkirakan Cerah

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Jumat 6 Agustus 2021, bagi warga Jakarta dan sekitarnya yang suka berjemur silahkan menikmati teriknya sinarnya Matahari.  Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca di DKI Jakarta cerah berawan sepanjang hari ini. Cuaca ini akan berlangsung pagi hingga malam hari.

Suhu udara di DKI Jakarta diperkirakan berada pada kisaran minimum 24 derajat hingga maksimum 33 derajat celsius. Sementara tingkat kelembaban udara di Jakarta diperkirakan berada pada kisaran minimum 55 hingga maksimum 90.

Sementara cuaca di Bogor, Depok, dan Bekasi, diperkirakan akan cerah berawan pada pagi dan siang hari. Beranjak ke malam hari cuaca berawan.

Suhu udara di tiga wilayah itu diperkirakan berada pada kisaran minimum 20 derajat hingga maksimum 32 derajat celsius. Sementara tingkat kelembaban udara di Jakarta diperkirakan berada pada kisaran minimum 65 hingga maksimum 95.

Cuaca di Tangerang tak jauh berbeda dengan Bogor, Bekasi, dan Depok. Pagi dan siang hari cuaca di Tangerang akan cerah berawan.

Di malam hari, langit Kota Tangerang akan diselimuti awan. Suhu udara di Tangerang diperkirakan berada pada kisaran minimum 23 derajat hingga maksimum 32 derajat celsius. Sementara tingkat kelembaban udara di Jakarta diperkirakan berada pada kisaran minimum 55 hingga maksimum 85.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini