Ini yang Diwaspadai Juventus dari AC Milan

Baca Juga

MATA INDONESIA, MILAN – Pelatih Juventus, Andrea Pirlo meminta anak asuhnya mewaspadai AC Milan. Menurut Pirlo, Milan sangat bagus dalam merebut bola dan melakukan serangan balik cepat.

Juventus akan menghadapi Milan di San Siro dalam lanjutan kompetisi Serie A, Kamis 7 Januari 2021 dini hari WIB. Saat ini Milan sedang dalam kondisi oke dan berada di puncak klasemen.

Selain itu, Milan merupakan satu-satunya tim yang belum terkalahkan hingga pekan ke-15 Serie A. Sedangkan Juventus terdampar di posisi lima atau terpaut 10 poin dari Rossoneri.

Pirlo tahu betul Milan sedang dalam kondisi percaya diri tinggi. Tapi, Juventus punya Cristiano Ronaldo yang bisa menjadi pembeda.

“Kami harus hati-hati, mereka sangat bagus dalam merebut bola dan menyerang dengan cepat. Mereka bisa mencetak gol dengan dua atau tiga umpan. Secara teknik kami harus bagus dan mengantisipasi serangan balik cepat lawan,” kata Pirlo, dikutip dari Football Italia, Rabu 6 Januari 2021.

“Milan tak banyak menelan kekalahan, jadi jelas mereka punya sesuatu yang bagus. Mereka adalah tim yang paling ingin dikalahkan. Kami akan berusaha tampil bagus di San Siro,” ujarnya.

“Sejak awal kami berusaha mengeksploitasi Ronaldo karena karakteristiknya. Kami ingin dia lebih menentukan lagi di depan gawang lawan. Dia ada di mana saja. Sebuah hal yang wajar ketika Anda mengandalkan seorang juara seperti dia,” tuturnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini