Ini Rincian 21 Penerbangan Lion Air Group yang Dibatalkan Gegara Kabut Asap

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Maskapai Lion Air kembali membatalkan sejumlah penerbangan akibat bencana kabut asap pada Minggu 22 September 2019. Keputusan tersebut disebabkan akibat cuaca buruk berupa fog/ smoke (kabut asap) yang terjadi di beberapa daerah.

Corporate Communications Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, kondisi itu mengakibatkan jarak pandang pendek (visibility below minimum). Hal itu menyebabkan tidak memenuhi persyaratan keselamatan penerbangan untuk proses lepas landas dan mendarat.

“Dalam rangka memastikan keselamatan dan keamanan, Lion Air Group mengalami keterlambatan (delay) dan pembatalan penerbangan (cancel), di beberapa jaringan domestik yang dilayani,” ujar Danang dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu 22 September 2019.

Akibat kabut asap tersebut, lanjut Danang, dampak yang timbul berpotensi mengakibatkan terganggunya pada rotasi pesawat untuk sektor atau rute penerbangan berikutnya. Berdasarkan situasi yang terjadi seluruh operasional dijalankan berdasarkan standar operasional prosedur (SOP).

Pihaknya juga sudah menginformasikan kepada seluruh penumpang atau tamu yang terganggu perjalanannya. Termasuk memfasilitasi kepada penumpang bagi yang akan melakukan proses pengembalian dana (refund), perubahan jadwal keberangkatan (reschedule) sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.

“Operasional Lion Air, Wings Air, Batik Air dan Malindo Air akan berjalan normal kembali setelah jarak pandang dinyatakan aman untuk penerbangan (safe for flight). Lion Air Group akan meminimalisir dampak yang timbul, agar operasional lainnya tidak terganggu,” kata Danang.

Berikut sejumlah terbaru penerbangan Lion Air Group yang dibatalkan maupun yang delay:

1. Batik Air Penerbangan ID-6833 Silangit Siborong-Borong (DTB) – Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK).

2. Wings Air Penerbangan IW-1370 Pontianak (PNK) – Sintang (SQG).

3. Wings Air Penerbangan IW-1371 Sintang (SQG) – Pontianak (PNK).

4. Wings Air Penerbangan IW-1804 Surabaya (SUB) – Sampit (SMQ).

5. Wings Air Penerbangan IW-1375 Palangkaraya (PKY) – Sampit (SMQ).

6. Wings Air Penerbangan IW-1374 Pangkalan Bun (PKN) – Sampit (SMQ).

7. Wings Air Penerbangan IW-1805 Sampit (SMQ) – Surabaya (SUB).

8. Wings Air Penerbangan IW-1375 Sampit (SMQ) – Pangkalan Bun (PKN).

9. Wings Air Penerbangan IW-1374 Sampit (SMQ) – Palangkaraya (PKY).

10. Wings Air Penerbangan IW-1358 Tanjung Selor (TJS) – Balikpapan (BPN).

11. Wings Air Penerbangan IW-1359 Balikpapan (BPN) – Tanjung Selor (TJS).

12. Wings Air Penerbangan IW-1484 Samarinda (AAP) – Berau (BEJ).

13. Wings Air Penerbangan IW-1485 Berau (BEJ) – Samarinda (AAP).

14. Wings Air Penerbangan IW-1229 Letung Anambas (LMU) – Batam (BTH).

15. Wings Air Penerbangan IW-1228 Batam (BTH) – Letung Anambas (LMU).

16. Wings Air Penerbangan IW-1150 Muara Bungo (BUU) – Kerinci (KRC).

17. Wings Air Penerbangan IW-1151 Muara Bungo (BUU) – Jambi (DJB).

18. Wings Air Penerbangan IW-1150 Jambi (DJB) – Muara Bungo (BUU).

19. Wings Air Penerbangan IW-1151 Kerinci (KRC) – Muara Bungo (BUU).

20. Wings Air Penerbangan IW-1254 Medan Kualanamu (KNO) – Sibolga (FLZ).

21. Wings Air Penerbangan IW-1255 Sibolga (FLZ) – Medan Kualanamu (KNO).

Penerbangan tujuan Pekanbaru mengalami pengalihan pendaratan (divert) ke Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (BTH), yaitu

1. Batik Air Penerbangan ID-6856 Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK) – Pekanbaru (PKU).

2. Lion Air Penerbangan JT-276 Yogyakarta (JOG) – Pekanbaru (PKU).

Memutuskan kembali mendarat (return to base/ RTB) di bandar udara asal yakni Bandar Udara Internasional Subang Skypark, Malaysia (SZB): Malindo Air Penerbangan OD-362

Kondisi cuaca buruk mengakibatkan keterlambatan lebih dari 120 menit:

1. Lion Air Penerbangan JT-273 Batam (BTH) – Pekanbaru (PKU).

2. Lion Air Penerbangan JT-279 Pekanbaru (PKU) – Yogyakarta (JOG).

3. Lion Air Penerbangan JT-140 Medan Kualanamu (KNO) – Pekanbaru (PKU).

4. Lion Air Penerbangan JT-603 Jambi (DJB) – Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK).

5. Batik Air Penerbangan ID-6083 Jambi (DJB) – Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK).

6. Batik Air Penerbangan ID-6852 Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK) – Pekanbaru (PKU).

7. Batik Air Penerbangan ID-6851 Pekanbaru – Soekarno-Hatta, Tangerang.

8. Wings Air Penerbangan IW-1292 Jambi (DJB) – Padang (PDG).

9. Malindo Air Penerbangan OD-363 Pekanbaru – Kuala Lumpur Subang.

Berita Terbaru

Kehadiran TNI-Polri Menjadi Pilar Utama Menjaga Papua Tetap Aman dan Damai

Oleh: Yonas Kogoya*Keamanan dan stabilitas di Papua terus menunjukkan penguatan seiring meningkatnyasinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjagaketertiban wilayah. Berbagai langkah strategis yang dilakukan TNI dan Polri menjadibagian penting dari upaya negara menghadirkan rasa aman sekaligus memastikanpembangunan di Papua berjalan secara berkelanjutan. Situasi tersebut memperlihatkankomitmen kuat negara dalam melindungi masyarakat Papua agar dapat menjalankanaktivitas sehari-hari dengan tenang, produktif, dan penuh harapan menuju masa depanyang lebih maju.Operasi gabungan TNI di bawah kendali Komando Gabungan Wilayah Pertahanan(Kogabwilhan) III bersama Koops Habema menjadi bukti nyata keseriusan negara dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Keberhasilan aparat dalammempersempit ruang gerak kelompok separatis serta mengamankan berbagaiperlengkapan tempur menunjukkan bahwa upaya penegakan keamanan dilakukansecara profesional, terukur, dan bertanggung jawab. Langkah tersebut sekaligusmemberikan optimisme bahwa Papua semakin berada dalam kondisi yang kondusifuntuk mendukung pembangunan di berbagai sektor.Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto menegaskan bahwa seluruh operasikeamanan bertujuan memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas secara aman, termasuk anak-anak yang bersekolah dan masyarakat yang bekerja membangunperekonomian daerah. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa orientasi utama negara adalah melindungi rakyat dan menciptakan suasana damai demi kemajuan Papua. Keamanan bukan hanya soal menjaga wilayah, tetapi juga menjaga harapanmasyarakat agar dapat menikmati pembangunan dan kesejahteraan secara merata.Keberhasilan aparat keamanan dalam menjaga wilayah strategis di Papua juga memperlihatkan semakin kuatnya koordinasi lintas sektor. Dukungan masyarakatterhadap upaya menjaga stabilitas menjadi faktor penting yang mempercepatterciptanya kondisi aman dan tertib....
- Advertisement -

Baca berita yang ini