Ini Makna 93:20 di Jersey baru Manchester City untuk Musim 2021/2022

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Manchester City memperkenalkan seragam baru untuk musim 2021/2022. Ada yang menarik dalam kostum baru tersebut adalah bagian kerah belakangnya ada corak berbentuk mozaik yang menggambarkan papan skor pertandingan dan tertulis angka 93:20.

Dikutip dari situs resmi City, angka tersebut merupakan tanda penghormatan Manchester City kepada legenda mereka, Sergio Aguero. Kala itu Aguero membobol gawang Queens Park Rangers pada menit tersebut, di pekan terakhir musim 2011/2012.

Saat itu, The Citizen berhasil jadi juara Premier League pertama kalinya sekaligus mengawali hegemoni klub di kompetisi. Setelah itu, City jadi tim dengan jumlah gelar Premier League terbanyak dalam 10 tahun terakhir, yakni lima kali.

Jersey baru tersebut juga sudah diposting pada laman Twitter official Manchester City, @ManCity.

“Saya tidak akan melupakan momen tersebut. Ketika gol terjadi, kami tahu bahwa sesuatu yang hebat terjadi, sesuatu yang spesial,” ujar eks bek kanan City Micah Richards.

“Saya rasa musim itu akan sulit diulangi. Jersey baru ini jadi salah satu penghargaan sempurna untuk salah satu musim bersejarah City.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini