Ini Hasil Penerawangan Mbah Mijan Soal Ibu Kota Baru Republik Indonesia

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA - Penetapan Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur kuat secara spritual. Apalagi, secara sejarah kerajaan Kutai Kartanegara jadi pelengkap benteng energi mistis yang ada. Jadi penerawangan paranormal Mbah Mijan, tidak ada hal mengkhawatirkan di sana bahkan bisa menjadikan Indonesia lebih maju.

“Kutai Kertanegara dulunya adalah Kerajaan, sebuah kota di Kalimantan Timur yang memiliki historis penguasa dan kekuasaan,” kata dia kepada Mata Indonesia.id yang ditulis 31 Agustus 2019.

Mbah Mijan menambahkan adapun energi magic yang ada di Ibu Kota baru, terutama di Pulau Kumala akan menjadi benteng ghaibnya.

Pulau Kumala adalah Kerajaan Ghaib yang sudah sejak lama menjalin hubungan harmonis dengan Kerajaan Kutai.

Jika pemindahan ibu kota baru ke Kalimantan Timur benar-benar terlaksana, maka akan menjadi babak baru kemajuan Indonesia di masa datang.

Kendati demikian, Mbah Mijan melihat akan ada banyak gejolak alam seperti bencana di Indonesia yang mengiringi perjalanannya.

Selain itu akan banyak halangan dan rintangan dalam menatanya. Hal tersebut juga memang wajar dalam menata sebuah ibu kota negara.

Pramirvandatu

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini