Ini Dia, 50 Makanan Tradisional Terbaik Dunia, Ada Pecel, Gado-Gado dan Kue Putu

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kuliner Indonesia sekarang sudah dikenal banyak orang manca setidaknya rendang, nasi goreng, mi goreng adalah tiga di antaranya.

Tetapi, laman panduan makanan tradisional dunia masih menemukan popularitas kuliner Indonesia di luar ketiga makanan tersebut.

Melalui dua kali pemeringkatan kuliner yang terakhir, Taste Atlas menemukan dua kudapan sayuran tradisional Indonesia dan satu kue tradisional Indonesia menjadi 50 terbaik dunia.

Dua kudapan sayuran itu adalah pecel Jawa Timur dan gado-gado masuk menjadi 50 salad terbaik di dunia pada pemeringkatan kuliner yang dilakukan 13 Juli 2022.

Pecel yang diletakkan di peringkat 13 dan Gado-Gado peringkat 24 dari 50 salads terbaik dunia itu sama-sama mendapat lebih dari empat bintang.

Pecel mendapat 4,3 bintang sedangkan Gado-Gado 4,2 bintang dari lima bintang.

Sementara kue putu ada di peringkat 45 dari 50 cake terbaik dunia.

Kue yang disebut dijual pedagang pikulan pinggir jalan tersebut juga mendapat bintang lumayan yaitu 4,2.

Daftar 50 cakes terbaik dunia, kue putu ada di posisi 45.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini