MATA INDONESIA, JAKARTA – Indonesia akan mengimpor dan membuat obat antivirus untuk terus menekan penularan Covid-19 hingga sekecil mungkin. Obat itu adalah molnupiravir buatan Merck perusahaan farmasi Amerika Serikat yang menjadi perbincangan dunia.
Menurut Ketua Pokja Infeksi Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dr. Erlina Burhan, ada tiga perusahaan farmasi Indonesia yang akan mengimpor molnupiravir.
“Molnupiravir telah menyelesaikan tahap uji klinis fase 3 di Amerika Serikat dan sedang mengurus izin penggunaan darurat atau EUA dari Food and Drug Administration (FDA) atau BPOM -nya Amerika Serikat,” ujar Erlina.
Selain Molnupiravir, menurut Erlina, ada tiga rumah sakit di Indonesia sedang melakukan penelitian obat buatan Suzhou Kintor Pharmaceuticals dari Cina.
Suzhou Kintor saat ini memproduksi obat antivirus Proxalutamide, sedangkan salah satu rumah sakit yang diajak melakukan penelitian adalah RS Persahabatan, Jakarta.
Saat ini, Proxalutamide tinggal mendapat izin melakukan persetujuan pelaksanaan uji klinis dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).