Iklim Investasi Tak Terganggu, Meski Demo Tolak Omnibus Law Meluas

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyatakan, iklim investasi di Tanah Air sama sekali tak terganggu, meskipun demonstrasi menolak Omnibus Law UU Ciptaker meluas.

Bahlil berkata, hingga saat ini, belum ada satupun investor yang berencana membatalkan investasinya karena aksi massa yang deras.

“Saya ingin mengatakan sampai hari ini belum ada niat investor yang membatalkan gara-gara demo atau mengganggu iklim investasi,” kata Bahlil di Jakarta, Kamis 8 Oktober 2020.

Bahlil menegaskan, ia sama sekali tak keberatan jika masyarakat menyampaikan aspirasinya terkait Omnibus Law ini.

Ia berpesan, demonstrasi boleh saja dilakukan, namun jangan bertindak anarkis. Apalagi, Indonesia saat ini masih menghadapi pandemi Covid-19.

“1997-1988, saya sempat ditahan akibat demo dan saya kali ini melihat memotret diri saya demo bagian dari instrumen. Saya pikir Insya Allah kita berdoa untuk mendapatkan yang terbaik agar ini bisa selesai,” ujarnya.

Seperti diketahui, Omnibus Law telah disahkan oleh DPR RI pada Senin 5 Oktober 2020 lalu.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Papua Jadi Prioritas Pembangunan Nasional untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan

Oleh: Yohanes Kogoya*Ketahanan pangan merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan kesejahteraanmasyarakat sekaligus memperkuat kedaulatan bangsa. Dalam konteks pembangunan nasionalsaat ini, Papua menempati posisi yang semakin strategis, bukan hanya sebagai wilayah terdepan Indonesia di kawasan Pasifik, tetapi juga sebagai daerah yang memiliki potensisumber daya alam melimpah untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Berbagaikebijakan dan program yang dijalankan pemerintah menunjukkan bahwa Papua kini menjadibagian penting dalam agenda pembangunan Indonesia yang berorientasi pada pemerataan dan keberlanjutan.Komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan Papua mendapat penegasan langsung dari Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming. Menurutnya, paradigma pembangunan nasional saat ini telah bergeser dari yang sebelumnya berorientasi pada Pulau Jawa menjadi pembangunan yang berpusat pada seluruh wilayah Indonesia. Papua pun ditetapkan sebagaisalah satu prioritas pembangunan nasional melalui berbagai program strategis, mulai daripembangunan infrastruktur, rumah sakit, Sekolah Rakyat, pasar, program Makan BergiziGratis, hingga pengembangan kawasan ekonomi dan konektivitas melalui Trans...
- Advertisement -

Baca berita yang ini