IHSG Diprediksi Kembali Memerah Hari Ini

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bakal melemah pada perdagangan Rabu 6 Maret 2019. Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan terlihat pola long black opening marubozu candle pada pergerakan indeks.

“Pola tersebut mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan sehingga indeks berpeluang menguji ke area support hari ini,” kata Nafan di Jakarta.

Sebelumnya, IHSG ditutup melemah 0,73 persen di level 6.441.280 pada perdagangan Selasa 5 Maret 2019. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6405.197 hingga 6369.114.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range 6481.503 hingga 6521.727. Berdasarkan indikator, MACD masih membentuk pola dead cross di area positif.

Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral. Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor hari ini, antara lain:

*BEST, Daily (246) (RoE: 5.19 persen; PER: 11.83x; EPS: 21.31; PBV: 0.62x; Beta: 2.21):* Saat ini bahwa pergerakan harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terdapat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 240 – 250 dengan target harga secara bertahap di level 258, 264, 282 dan 298. Support: 238 & 230.

*ERAA, Daily (2040) (RoE: 18.05 persen; PER: 7.88x; EPS: 265.21; PBV: 1.42x; Beta: 1.74):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 2020 – 2050, dengan target harga secara bertahap di level 2120 dan 2160. Support: 1970.

*ISAT, Daily (3180) (RoE: -16.28 persen; PER: -8.47x; EPS: –380.00; PBV: 1.39x; Beta: 1.14):* Saat ini bahwa pergerakan harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terdapat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 3120 – 3190, dengan target harga secara bertahap di level 3250, 3350 dan 3420. Support: 3060.

*LSIP, Daily (1260) (RoE: 3.98 persen; PER: 25.55x; EPS: 48.73; PBV: 1.02x; Beta: 0.83):* Saat ini bahwa pergerakan harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terdapat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1230 – 1260, dengan target harga secara bertahap di 1280, 1470 dan 1660. Support: 1200.

*MEDC, Daily (910) (RoE: -1.04 persen; PER: -73.55x; EPS: -12.37; PBV: 0.77x; Beta: 2.03):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 900 – 915, dengan target harga secara bertahap di level level 930, 970, 1000 dan 1120. Support: 870.

*SMRA, Daily (895) (RoE: 3.10 persen; PER: 47.80x; EPS: 18.83; PBV: 1.48; Beta: 2.33):* Saat ini bahwa pergerakan harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terdapat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 885 – 900 dengan target harga secara bertahap di level 920 dan 940. Support: 865.

Berita Terbaru

Pemerintah Optimis Perekonomian Indonesia Terus Bertumbuh

Optimisme pemerintah dalam memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus meningkat di tahun-tahun mendatang merupakan sebuah harapan yang perlu didukung...
- Advertisement -

Baca berita yang ini