TANGERANG SELATAN, Minews – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten menjadi momentum krusial bagi transformasi industri media di tengah tantangan disrupsi digital. Mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, peringatan tahun ini menekankan pentingnya ekosistem pers yang profesional sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi dan penjaga ruang publik dari informasi menyesatkan.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menegaskan bahwa kehadiran insan pers yang kompeten sangat diperlukan untuk mengangkat potensi ekonomi daerah. Media diharapkan berperan aktif dalam mempromosikan peluang investasi, sektor pariwisata, pengembangan UMKM, hingga industri kreatif yang menjadi mesin pertumbuhan utama di Tangerang Selatan pada 2026.
Mewakili Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tangsel, TB Asep Nurdin, menyatakan bahwa pers harus menjadi sumber informasi terpercaya di tengah banjir informasi.
“Pers yang profesional dan berdaya bukan sekadar penyampai berita, melainkan pilar penting dalam menjaga kedaulatan ekonomi. Kami berharap teman-teman pers mampu menonjolkan potensi investasi dan UMKM kita agar daya saing daerah terus meningkat,” ujar TB Asep Nurdin di Tangerang Selatan, Minggu (1/2/2026).
Melawan Disrupsi dan Hoaks
Di era digitalisasi dan kecerdasan buatan (AI) yang kian masif, dunia pers menghadapi tantangan disrupsi yang besar, mulai dari perubahan model bisnis hingga fenomena zero-click content. Namun, Asep menekankan bahwa peran pers dalam melakukan verifikasi dan check and recheck tidak bisa digantikan oleh teknologi manapun.
“Masyarakat membutuhkan keterbukaan informasi publik yang benar. Pers memiliki tanggung jawab moral untuk memagari ruang publik dari hoaks yang dapat mengganggu stabilitas sosial dan iklim usaha. Pemkot Tangsel siap bersinergi dengan pers dalam menjaga ruang publik agar tetap sehat dan kondusif,” tegasnya.
Mitra Strategis Pemerintah
Bagi Pemkot Tangsel, pers memegang peran ganda yang strategis sebagai rekan kerja dalam menyalurkan informasi mengenai kebijakan serta program kerja pemerintah. Transparansi ini penting agar masyarakat dapat memahami dan mendukung jalannya pembangunan secara partisipatif.
“Kami memandang pers sebagai corong aspirasi masyarakat. Keluhan hingga masukan yang membangun yang disampaikan lewat media adalah bahan evaluasi bagi kami agar Tangsel menjadi kota yang sejahtera, aman, dan nyaman,” tambah Asep.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan media yang profesional, edukasi mengenai program pemberdayaan ekonomi lokal diharapkan dapat terakselerasi, sehingga target kedaulatan ekonomi nasional dapat dimulai dari penguatan arus informasi yang kredibel di tingkat daerah.
