Hore! Warga Tangsel Dapat Nikmati MRT, Ini Daerah yang Dilewati

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Warga Tanggerang Selatan (Tangsel) bakal ikut merasakan Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta. Pasalnya, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mengusulkan jalur MRT Jakarta koridor Selatan-Utara diteruskan sampai ke Tangerang Selatan (Tangsel). Saat ini rute MRT baru Bundaran HI-Lebak Bulus.

Direktur Prasarana Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Edi Nursalam mengatakan perpanjangan rute itu penting karena menurutnya pergerakan masyarakat di Tangsel saat ini sangat padat. Pihaknya mengusulkan agar MRT bisa diperpanjang sampai Rawa Buntu.

“MRT sudah sampai Lebak bulus, dikit lagi sudah sampai Tangsel. Kami akan meminta Lebak Bulus sampai ke Rawa Buntu melewati ke Pondok Cabe,” kata Edi, Senin 2 Desember 2019.

Saat ini sendiri pihak BPTJ sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Tangerang Selatan. Edi mengatakan awalnya perpanjangan akan dimulai dari stasiun terakhir di Lebak Bulus hingga menuju ke Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

Berikut urutan rute MRT Jakarta perpanjangan jalur ke Tangerang Selatan yang diusulkan BPTJ:

1. Lebak Bulus
2. Stasiun UMJ
3. Stasiun UIN Syarif Hidayatullah
4. Stasiun Pasar Ciputat
5. Stasiun Pustekkom
6. Stasiun Pondok Cabe
7. Stasiun Pamulang Barat
8. Stasiun Pondok Benda
9. Stasiun Babakan
10. Stasiun Puspitek
11. Stasiun Rawa Buntu
12. Tangerang Kota

 

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini