Hingga Penutupan, 10 Formasi CPNS 2019 Ini Nihil Pelamar

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA - Data Badan Kepegawaian Negara (BKN) per 30 November 2019, sebanyak 5.044.482 orang membuat akun pendaftaran CPNS 2019. Dari jumlah tersebut, 4.406.310 orang telah mengisi formulir, namun sebagian belum men-submit.

Total pelamar CPNS 2019 yang telah melakukan submit dan mendapat kartu pendaftaran berjumlah 4.132.739 orang.

Kementerian Hukum dan HAM menjadi instansi paling banyak pelamarnya, yakni 708.488 orang. Sementara hingga penutupan pendaftaran, ternyata ada 10 formasi yang nihil alias nol pendaftar. Berikut 10 formasi tersebut:

1. Asisten Ahli – Dosen Arkeologi
2. Asisten Ahli – Dosen Asas-Asas Kebudayaan Islam
3. Asisten Ahli – Dosen Bahasa Pali
4. Asisten Ahli – Dosen Diksi
5. Asisten Ahli – Dosen Etnomusikologi
6. Asisten Ahli – Dosen Hadits Ahkam
7. Asisten Ahli – Dosen Ilmu Jiwa Pendidikan
8. Asisten Ahli – Dosen Keterampilan Menggambar Dan Prakarya
9. Asisten Ahli – Dosen Manajemen Haji Dan Umrah
10. Asisten Ahli – Dosen Manajemen Organisasi Dakwah.

Instansi berikut ini juga masih sepi peminat dengan jumlah pendaftar terbanyak hanya 528 orang saja:

1. Kementerian Koordinator Bidang PMK sebanyak 528 pendaftar
2. Sekretariat Jenderal MPR sebanyak 483 pendaftar
3. Pemerintah Kab. Bone Bolango sebanyak 483 pendaftar
4. Kementerian Pemuda dan Olahraga sebanyak 481 pendaftar
5. Pemerintah Kab. Maluku Barat Daya sebanyak 470 pendaftar
6. Setjen KOMNAS HAM sebanyak 455 pendaftar
7. Pemerintah Kab. Bombana sebanyak 428 pendaftar
8. Pemerintah Kota Bitung sebanyak 394 pendaftar
9. Pemerintah Kab. Labuhanbatu Selatan sebanyak 393 pendaftar
10. Kementerian Riset dan Teknologi sebanyak 378 pendaftar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Apresiasi Aparat Keamanan Tangkap Petinggi OPM Paniai Papua

Satuan Tugas (Satgas) Damai Cartenz berhasil menangkap petinggi Organisasi Papua Merdeka (OPM) Paniai bernama Petrus Pekei, yang mana pernah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini