Heboh! Warga Sragen Digegerkan Temuan Dua Jenglot Bertaring

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Warga Mondokan, Sragen digegerkan dengan dua penemuan benda aneh berbentuk mirip jenglot. Kedua benda mirip jenglot itu memiliki dua taring dan berkuku panjang yang tajam.

Kepala Desa Pare, Samdani mengatakan dua benda menyeramkan diduga jenglot itu ditemukan di sekitar Buntit, Desa Pare, Kecamatan Mondokan, Sragen, di dua hari berbeda. Benda pertama ditemukan di pinggir Bendungan Buntit Mondokan Sragen pada Rabu 1 Juli 2020.

“Benda ini diambil dan dirawat Endut, warga Kaligunting, Desa Kedawung, Mondokan,” katanya.

Bentuk benda diduga jenglot itu seperti makhluk kecil yang diawetkan dengan dua taring besar. Kuku-kuku tangannya juga besar berwarna putih tulang. Kedua tangannya menyilang di dada dengan jari-jari memegangi pundak.

Benda mirip jenglot kedua ditemukan di Mondokan, Sragen, Kamis 2 Juli 2020 sore sekitar pukul 16.00 WIB. Bentuknya berbeda dengan yang kali pertama ditemukan. Benda itu ditemukan Cokro, warga Buntit RT 027, Desa Pare, Mondokan, Sragen.

“Rambutnya hitam dengan dua taring di depan dengan posisi tangan sedekap di antara di perut. Benda kedua ini ditemukan dekat jembatan yang melintang di atas bendungan itu, Di bawahnya ada lilitan ular mati melingkarinya,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini