Hasil Undian Kejuaraan Dunia 2022 Tunggal Putra Kurang Menguntungkan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Hasil undian Kejuaraan Dunia 2022 sudah dirilis Federasi Bulutangkis Dunia (BWF). Undian kurang menguntungkan diterima tunggal putra Indonesia.

Dari hasil undian, tiga wakil tunggal putra semuanya berada di pool atas, yakni Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, dan Chico Aura Dwi Wardoyo. Satu-satunya wakil Merah Putih di pool bawah adalah Tommy Sugiarto.

Hal ini disayangkan sang pelatih Irwansyah. Tetapi ia bisa memaklumi karena memang undian ini tidak bisa diatur. Sehingga ia meminta anak asuhnya untuk siap satu pertandingan demi satu pertandingan.

“Untuk hasil undian ya cukup disayangkan tiga pemain kita ada di pool atas semua. Tapi ya itu namanya undian, kita tidak bisa mengatur. Semuanya harus siap saja, fokus satu pertandingan demi satu pertandingan. Kalau target saya tidak mau memasang target, saya mau mereka main enjoy dan saya mau lihat hasilnya,” ujarnya.

“Kalau persiapan dari tunggal putra sudah bagus. Dari latihannya, baik dari fokusnya, fisik maupun pikiran. Semua sudah siap bertanding. Kondisi anak-anak juga bagus. Semuanya sudah dipersiapkan tapi yang terpenting adalah pikirannya, fokus dan semangat bertandingnya,” katanya.

Kejuaraan Dunia 2022 akan berlangsung di Tokyo, Jepang pada 22-28 Agustus mendatang. Tunggal putra akan memulai dari babak 64 besar.

Hasil undian tunggal putra

Anthony Sinisuka Ginting (6) vs Ygor Coelho (Brazil)
Jonatan Christie (7) vs Toma Junior Popov (Perancis)
Chico Aura Dwi Wardoyo vs Ng Tze Yong (Malaysia)
Tommy Sugiarto vs Kunlavut Vitidsarn (16/Thailand)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hilirisasi untuk Ekonomi yang Lebih Sejahtera

Oleh: Yusuf Rinaldi)* Transformasi ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir semakinmenunjukkan arah yang jelas, yaitu dengan memperkuat nilai tambah sumber dayaalam melalui strategi hilirisasi. Kebijakan ini bukan sekadar agenda industrialisasibiasa, melainkan fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.  Dalam konteks ekonomi global yang semakin kompetitif, langkah pemerintahmempercepat hilirisasi menjadi salah satu strategi paling rasional untuk memastikankekayaan alam Indonesia benar-benar memberi manfaat optimal bagi masyarakat. Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya untuk memperkuat peranPerusahaan Mineral Nasional (Perminas) sebagai instrumen negara dalammengelola sumber daya mineral secara lebih terintegrasi. Langkah ini sangat penting mengingat selama bertahun-tahun Indonesia lebihbanyak mengekspor bahan mentah tanpa nilai tambah yang signifikan. Denganpenguatan Perminas, pemerintah ingin memastikan bahwa pengelolaan mineral tidak lagi berhenti pada aktivitas eksplorasi dan penambangan, tetapi dilanjutkanhingga tahap pengolahan industri bernilai tinggi di dalam negeri. Presiden menekankan bahwa penguatan Perminas akan menjadi kunci bagiterciptanya pengelolaan sumber daya mineral yang lebih terpadu. Dengan demikian, Indonesia tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi mampu berkembangmenjadi pusat produksi dan inovasi industri mineral di tingkat global. Langkah inisemakin relevan jika melihat tren investasi nasional. Data terbaru menunjukkanbahwa sektor hilirisasi menyumbang sekitar Rp584,1 triliun atau 30,2 persen daritotal realisasi investasi nasional pada 2025. Angka tersebut mencerminkan bahwatransformasi ekonomi berbasis nilai tambah mulai memberikan dampak nyata bagipertumbuhan ekonomi. Selain penguatan kelembagaan, pemerintah juga mendorong pembangunaninfrastruktur industri melalui pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK). Pemerintah saat ini tengah menunggu persetujuan Presiden atas pembentukanenam KEK baru yang akan difokuskan pada industri berbasis energi dan manufakturberteknologi tinggi. Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, menjelaskan bahwa seluruh kajian teknis telah rampung dan kinimenunggu keputusan presiden. Ia mengatakan pihaknya sedang mengusulkan adaenam KEK baru yang akan diresmikan atau disetujui oleh Presiden. Keenamkawasan tersebut akan tersebar di berbagai wilayah strategis, termasuk Kalimantan, Sulawesi, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Fokus industrinya meliputi pengembangankendaraan listrik, smelter pengolahan mineral strategis seperti nikel, hinggapengembangan energi hijau. Strategi ini tidak hanya memperkuat hilirisasi, tetapijuga menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah. Secara kinerja,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini