Hasil Survei: ELektabilitas Ganjar, Prabowo dan Anies Naik

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden di atas Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianti dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Hasil itu berdasarkan survei yang dilakukan Indopol Survey & Consulting.

Dalam survei yang digelar 18-25 Januari 2022, elektabilitas Ganjar mencapai angka 20,49 persen. Elektabilitas Ganjar meningkat dari 17,15 persen pada survei sebelumnya yang dilaksanakan November 2021.

Tokoh lain yang muncul dalam survei Indopol terpaut jauh dari tiga nama teratas. Misalnya muncul nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (5,85 persen), Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (4,96 persen), Menparekraf Sandiaga Uno (4,63 persen), Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 4,07 persen.

Serta, Menkopolhukam Mahfud MD (1,79 persen), Mensos Tri Rismaharini (1,79 persen), mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo (1,3 persen), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (1,14 persen), Ketum Golkar Airlangga Hartarto (0,65 persen), Panglima TNI Andika Perkasa (0,57 persen).

Kemudian ada nama Menteri BUMN Erick Thohir (0,41 persen), Ketum PKB Muhaimin Iskandar (0,41 persen), Kepala BIN Budi Gunawan (0,33 persen, Kapolri Listyo Sigit (0,08 persen), Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf (0,08 persen). Responden yang tidak menjawab mencapai angka 9,84 persen.

Jumlah responden survei mencapai 1230 persen. Pengambilan sampel dengan cara multistage random sampling. Survei memiliki margin of error mencapai kurang lebih 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilakukan dengan tatap muka pada kurun waktu 18-25 Januari 2022.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini