Hasil French Open: Djokovic Menang Staight Set

Baca Juga

MATA INDONESIA, PARIS – Petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic tak menemui kesulitan di babak pertama grand slam French Open 2020. Djokovic menang tiga set langsung.

Bertanding di Lapangan Philippe-Chartier, Selasa 29 September 2020 malam WIB, Djokovic mengalahkan petenis Swedia, Mikael Ymer, 6-0, 6-2, dan 6-3. Di babak kedua, Djokovic akan menghadapi petenis Lithuania, Ricardas Berankis.

Djokovic hanya membutuhkan 20 menit meraih kemenangan di set pertama. Petenis asal Serbia mampu mempertahankan level permainannya dan menutup laga dalam waktu satu jam 38 menit.

“Pertandingan berjalan sesuai keinginan saya, berusaha main dengan intensitas tinggi. Tapi memang kondisi kali ini (cuaca) berbeda dengan French Open biasanya,” kata Djokovic, dikutip dari BBC, Rabu 30 September 2020.

“Semua petenis membicarakan soal ini. Bola, lapangan tanah liat yang berat, dan cuaca dingin. Itu memengaruhi pertandingan, tentu saja. Tapi saya pikir situasi saat ini cocok dengan gaya main saya,” ujarnya.

Di pertandingan lain, petenis unggulan kelima, Stefanos Tsitsipas bangkit dari ketertinggalan dua set dan menyapu tiga set berikutnya lawan petenis Spanyol, Jaume Munar, 4-6, 2-6, 6-1, 6-4, dan 6-4. Selanjutnya petenis Yunani itu akan menantang petenis Uruguay, Pablo Cuevas.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini