Hari Pertama Bertugas, Heru Langsung Blusukan ke Fasilitas Pengendali Banjir

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Hari pertama bertugas, PJ Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Heru Budi langsung blusukan kesiapan fasilitas penanggulangan banjir Jakarta, selasa 18 Oktober 2022.

Heru bersama Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta meninjau lokasi pembangunan 942 Project.

“Lokasi kunjungan yakni peningkatan kapasitas dan penataan Kali Ciliwung – Pasar Baru, ” demikian informasi yang diunggah laman jktinfo.

Selain itu, pembangunan/peningkatan kapasitas Sungai Ciliwung Hilir di kawasan Pasar Baru.

Tujuannya mengendalikan debit banjir dengan menambah kapasitas sungai/kali, ruang terbuka biru sekaligus menyediakan ruang interaksi publik di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Kegiatan tersebut untuk memastikan proses pengerjaan 942 Project sesuai dengan target, agar program pengendalian banjir di Provinsi DKI Jakarta berjalan lancar.
Usai dilantik, senin 17 Oktober 2022, Heru sudah mengungkapkan tiga strateginya dalam mengendalikan banjir.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Desa Menjadi Pilar Penting Penguatan Ketahanan Ekonomi Nasional

Oleh: Zahra Anindita )*Penguatan ketahanan ekonomi nasional tidak hanya ditentukan oleh kondisi industri besar dan aktivitas ekonomi di kawasan perkotaan. Ketahanan ekonomi yang kuat justru bertumpu pada kemampuan negara membangun fondasi ekonomi hingga ke tingkat desa. Dalam konteksitulah, pemerintah menghadirkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putihsebagai instrumen strategis untuk memperkuat perekonomian rakyat sekaligus memperluas pemerataan pembangunan.Keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun ekonomi dari bawah. Program ini tidak hanya dirancang sebagai wadah kegiatan usaha masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ekosistem ekonomi desa yang lebih produktif, modern, dan berkelanjutan.Saat ini sebanyak 83 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah berdiri di berbagai wilayah Indonesia. Jumlah tersebut menunjukkanbesarnya perhatian pemerintah terhadap pembangunan ekonomi berbasiskomunitas yang mampu menjangkau masyarakat hingga ke daerah-daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap berbagailayanan ekonomi.Pemerintah memahami bahwa pembangunan ekonomi modern tidakdapat dipisahkan dari transformasi digital. Karena itu, penguatan koperasidesa juga diiringi dengan pembangunan infrastruktur teknologi yang semakin luas dan merata di seluruh Indonesia.Direktur Ekosistem Media Kementerian Komunikasi dan Digital, Farida Dewi Maharani, menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur digital yang dilakukan pemerintah tidak hanya berorientasi pada penyediaanjaringan telekomunikasi. Pemerintah juga berupaya memastikan infrastruktur tersebut dapatdimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat ekonomi kerakyatanmelalui koperasi desa dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.Farida memandang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memiliki posisistrategis dalam menopang perekonomian nasional. Namun demikian, tantangan yang masih dihadapi adalah belum optimalnya pemanfaatanteknologi digital oleh sebagian besar pelaku UMKM dan koperasi.Data yang disampaikan Kementerian Komunikasi dan Digital menunjukkan bahwa dari sekitar 60 juta UMKM...
- Advertisement -

Baca berita yang ini