Hari Ini, Pemerintah Tenggelamkan 3 Kapal Milik Malaysia

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Pemerintah melalui Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Belawan, Sumatera Utara hari ini Sabtu 11 Mei 2019 akan melakukan penenggelaman tiga kapal asal Malaysia.

Ketiga kapal tersebut sebelumnya tertangkap saat sedang melakukan pencurian ikan di wilayah perairan Zona Ekonomi Eksklusif. Kini, berdasarkan keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap atau inkracht, kapal dirampas dan harus ditenggelamkan.

“Dua kapal inkracht 2018 lalu, dan satu kapal awal tahun ini. Eksekusi akan dilakukan oleh kejaksaan,” ujar Kepala PSDKP Belawan Doni Muhammad Faisal, Jumat 10 Mei 2018 malam.

Penenggelaman tiga kapal tersebut akan dilakukan Terminal Penumpang Bandar Deli, Kota Medan, Sumatera Utara pada pukul 10.30 WIB. Proses hukuman tersebuta akan dikawal Satgas 115 KKP, Polisi Air, Badan Keamanan Laut, dan TNI AL yang melakukan eksekusi atas perintah kejaksaan.

Mengenai awak kapal yang ditangkap, telah diputuskan untuk dipulangkan kembali ke negara asalnya. Mereka tidak dihukum karena penangkapan di ZEE, yang ada satu klausul yang menyebutkan tersangka dipulangkan oleh imigrasi.

Pemerintah juga telah menenggelamkan 14 kapal ilegal asal Vietnam pada Sabtu 4 Mei 2019 pekan lalu. Dipimpin langsung Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Penenggelaman kapal yang terbukti melakukan illegal fishingmengacu pada Pasal 76 A Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009.

Berita Terbaru

Sinergi Negara dan Masyarakat Menjaga Stabilitas Papua

Oleh: Markus Wenda* Stabilitas keamanan merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan pembangunandan kesejahteraan masyarakat di setiap wilayah Indonesia, termasuk Papua yang memiliki posisi strategis dalam agenda pembangunan nasional. Dalam beberapa tahunterakhir, negara terus menunjukkan komitmen kuat untuk memastikan masyarakatPapua dapat menjalankan aktivitas kehidupan secara aman, produktif, dan penuhharapan. Melalui penguatan keamanan yang profesional serta percepatanpembangunan di berbagai sektor, pemerintah menghadirkan kebijakan yang bertujuanmenciptakan lingkungan yang kondusif bagi kemajuan daerah.  Kepala Penerangan Koops TNI Papua Letkol Inf Wirya Arthadiguna menegaskan bahwaaparat keamanan terus memperkuat pengamanan wilayah guna menjamin keselamatanmasyarakat. Ia menyampaikan bahwa seluruh personel yang bertugas di Papua menjalankan tugas secara profesional, terukur, dan berorientasi pada perlindunganmasyarakat. Menurutnya, kehadiran aparat keamanan di berbagai wilayah merupakanbentuk nyata komitmen negara untuk memastikan masyarakat Papua dapatmenjalankan kehidupan sehari-hari dengan rasa aman dan penuh kepercayaanterhadap masa depan daerahnya. Selain menjaga keamanan masyarakat di kawasan permukiman, negara juga menunjukkan perhatian serius terhadap perlindungan berbagai objek vital yang memilikiperan penting bagi kehidupan masyarakat. Salah satu langkah strategis yang dilakukanadalah pengamanan bandara perintis di berbagai wilayah pedalaman Papua. Bandara-bandara tersebut menjadi jalur vital...
- Advertisement -

Baca berita yang ini