Hari Ini, Menteri Agama akan Diperiksa KPK

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin dijadwalkan masuk dalam pemeriksaan KPK hari ini, Rabu 24 April 2019 sebagai saksi dalam kasus suap jual beli jabatan di lingkungan Kemenag yang sebelumnya menjerat eks Ketum PPP Romahurmuziy alias Romy.

“Rabu 24 April 2019 dijadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, salah satunya Drs H Lukman Hakim Saifuddin Menteri Agama Republik Indonesia,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Selasa 23 April 2019.

Nama lainnya yang akan diperiksa hari ini adalah Anggota Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Kemenag pada Sekretariat Jenderal, yakni Aulia Muttaqin Muhammad Amin dan staf khusus Menag Gugus Joko Waskito.

Sampai Selasa 23 April 2019, total ada 63 orang saksi uang sudah diperiksa KPK dalam kasus suap jual beli jabatan di lingkungan Kemenag.

KPK juga mengaku sudah mengumpulkan sejumlah bukti aliran dana suap yang diterma Romy dari Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi.

Ketiga orang tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dua tersangka pemberi suap, yakni Muafaq dan Haris disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Sementara Romy, tersangka penerima suap disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini