Hancur Dihantam Ombak, Gubernur DIY Siap Bangun dan Tata Ulang Warung di Pantai Depok

Baca Juga

MATA INDONESIA, YOGYA-Nelayan Pantai Depok, Bantul menyambut baik niat Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk menata kawasan kuliner di pesisir pantai.

Diketahui, belasan warung rusak dihempas ombak, diharapkan, penataan dapat mempertimbangkan sektor ekonomi, pariwisata, perikanan dan budaya.

Perwakilan Nelayan Depok, Sutarlan mendukung rencana Pemerintah Provinsi DIY untuk melakukan penataan Pantai Depok menjadi kawasan wisata terpadu. Namun dia berharap kepentingan masyarakat tetap diperhatikan dan diakomodir.

Sutarlan juga mempercayai bahwa pembangunan kawasan wisata terpadu akan berjalan lancar. Sebab selama ini, segala hal yang difasilitasi oleh pemerintah dirasakan manfaatnya ke pedagang.

“Kebersamaan masyarakat di sini cukup tinggi, pada saat gelombang tinggi kemarin semua terlibat dalam menangani dampaknya dan mengerahkan untuk pencegahan lebih banyak. Nelayan, masyarakat, relawan SAR, Kepolisian semuanya terlibat,” katanya.

Lebih lanjut, Sutarlan mengatakan sejak didirikan tahun 1998 yang lalu, Pantai Depok membawa dampak luar biasa bagi masyarakat setempat. Setidaknya ada 500 orang lebih yang beraktivitas mencari rezeki di tempat tersebut.

Sebelumnya, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X meninjau lokasi terdampak gelombang tinggi di wilayah Pantai Depok, Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, DIY.

Sri Sultan didampingi pejabat Pemda DIY setiba di Pantai Depok, Parangtritis, Bantul, Selasa 19 Juli 2022 siang langsung disambut Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih dan kemudian meninjau sejumlah bangunan usaha di bibir pantai yang rusak setelah diterjang gelombang pasang pada Sabtu 16 Juli 2022.

Reporter: Abraar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bersama Menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih

Oleh: Yusuf RinaldiPembangunan ekonomi desa merupakan fondasi penting bagi terwujudnyapemerataan kesejahteraan nasional. Karena itu, langkah pemerintah menghadirkanProgram Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) layakdiapresiasi sebagai upaya menghidupkan kembali semangat ekonomi kerakyatanyang berlandaskan gotong royong dan kekeluargaan. Program ini bukan sekadar membentuk koperasi baru, tetapi membangun ekosistemekonomi desa yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Tentu, sebagaimanaprogram strategis lainnya, implementasinya perlu terus disempurnakan agar manfaatnya semakin optimal bagi masyarakat.Sejak awal, Presiden Prabowo Subianto menempatkan koperasi sebagai instrumenstrategis untuk memperkuat ekonomi rakyat. Pilihan tersebut memiliki landasanhistoris yang kuat. Mohammad Hatta pernah menegaskan bahwa koperasimerupakan sokoguru perekonomian nasional yang berlandaskan asas kekeluargaandan gotong royong. Karena itu, keberhasilan Kopdes Merah Putih tidak boleh hanyadiukur dari banyaknya koperasi yang berdiri, melainkan dari kemampuannyameningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.Komitmen pemerintah untuk terus menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih juga tercermin dari langkah Komisi VI DPR...
- Advertisement -

Baca berita yang ini