Gubernur BI Sebut Allah SWT Beri Rahmat pada Rupiah

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Gubernur Bank Indonesia semakin yakin nilai tukar rupiah akan terus menguat ke Rp 15.000, karena hari ini sudah sempat diperdagangkan di tingkat Rp 15.880, Kamis 9 April 2020. Itu menunjukkan Allah SWT memberikan rahmat Nya.

“Ini menunjukkan berbagai ikhtiar kita diberikan rahmat oleh Allah yang maha kuasa,” ujar Perry, Kamis 9 April 2020.

Sayangnya penutupan pasar juga membuat rupiah tersudut di angka Rp 16.020, pada tiga sesi perdagangan sebelumnya bisa bergerak antara Rp 16.000 an sampai Rp 15.880.

Menurut Perry, penguatan itu dipicu posisi rupiah yang undervalue dan kepercayaan pasar bahwa mata uang Indonesia akan menguat.

Dia juga menegaskan investor sangat yakin langkah-langkah yang dilakukan pemerintah, BI, OJK dan LPS dalam menghadapi wabah Covid19 dan pengelolaan stimulus fiskal serta moneter akan berhasil baik.

Hal itu terjadi, menurut Perry karena pergerakan rupiah di pasar uang hari ini lebih banyak mengandalkan mekanisme pasar apakah itu pasar broker, spot maupun interbak.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Stabilitas Keamanan sebagai Jalan Menuju Kesejahteraan

Oleh: Yonas Wenda*Stabilitas keamanan di Papua bukan sekadar kebutuhan jangka pendek, melainkanfondasi strategis bagi terwujudnya masa depan yang damai, sejahtera, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Dalam beberapa waktu terakhir, pendekatanyang dilakukan aparat keamanan menunjukkan arah yang semakin konstruktif, dengan menempatkan sisi kemanusiaan sebagai inti dari setiap langkah. Pendekatanini tidak hanya memperkuat rasa aman, tetapi juga membangun optimisme kolektifbahwa Papua sedang bergerak menuju fase baru yang lebih stabil dan penuhharapan.Kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat kini semakin dirasakan sebagaibagian dari solusi, bukan sekadar instrumen penegakan hukum. Melalui patroli rutin, pengamanan aktivitas masyarakat, serta interaksi yang lebih humanis, negara menunjukkan komitmennya dalam melindungi seluruh warga tanpa terkecuali. Situasi yang aman dan kondusif memungkinkan masyarakat menjalankan aktivitassosial, ekonomi, dan keagamaan dengan lebih tenang, yang pada akhirnyaberdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup.Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani, menegaskan bahwapendekatan humanis menjadi strategi utama dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Ia menyampaikan bahwa Polri hadir bukan hanya untuk menjaga ketertiban, tetapi juga untuk memberikan rasa nyaman dan membangun kepercayaanmasyarakat. Pernyataan tersebut mencerminkan transformasi pendekatan keamananyang semakin adaptif terhadap kebutuhan sosial masyarakat Papua, di mana kepercayaan menjadi modal utama dalam menciptakan ketertiban yang berkelanjutan.Hal senada disampaikan oleh Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, AdarmaSinaga, yang menekankan pentingnya konsistensi kehadiran aparat di lapangan. Ia menyatakan bahwa setiap aktivitas masyarakat, termasuk ibadah, harus dapatberlangsung dengan aman sebagai bagian dari hak dasar warga negara. Konsistensiini menjadi bukti nyata bahwa negara tidak pernah abai terhadap kondisi masyarakatPapua, melainkan terus hadir untuk memastikan rasa aman terjaga di setiap linikehidupan.Lebih dari itu, stabilitas keamanan yang terjaga juga memberikan dampak positifterhadap percepatan pembangunan di Papua. Dengan situasi yang kondusif, berbagai program pemerintah dapat berjalan lebih optimal, mulai dari pembangunaninfrastruktur, peningkatan layanan pendidikan, hingga penguatan sektor ekonomiberbasis masyarakat. Dalam konteks ini, keamanan dan pembangunan memilikihubungan yang saling menguatkan,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini