Geram dengan Pemerintahan, KAMI Karawang Minta Jokowi Mundur!

Baca Juga

MATA INDONESIA, KARAWANG – Karut marut sejumlah persoalan di Indonesia saat ini. Mulai dari krisis minyak goreng, harga bahan pokok yang terus melambung tinggi, tenaga kerja asing khususnya dari Cina hingga persoalan ideologi Pancasila.

Presidiunm Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Karawang Elyasa Budiyanto menyatakan sebaiknya Presiden Joko Widodo mundur dari jabatannya. ”Kita bisa lihat lah saat ini, harga bahan pokok pada naik, BBM. Rakyat makin sengsara, belum lagi urusan TKA Ilegal asal Cina yang sudah masuk ke Indonesia,” katanya.

Masuknya TKA Ilegal asal Cina menurutnya merupakan upaya agar Komunis kembali hidup di Indonesia. Ia juga mengaku pernah melihat bendera merah putih yang rusak pada salah satu proyek Kereta Cepat Indonesia Cina di Purwakarta. Di mana pada proyek tersebut juga terdapat TKA asal Cina.

”KAMI terus berjuang dan tidak memberikan celah sedikitpun untuk Komunisme. Saya melihat di salah satu proyek KCIC di Purwakarta, bendera kita rusak dan seolah-olah tak ada perbaikan. Kebetulan di sana juga banyak TKA asal Cina. Selama ini tidak pernah ada penjelasan resmi dari pemerintah,” katanya.

Pihaknya juga masih menuggu keputusan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang saat ini tertunda perancangannya. KAMI Karawang tegas menolak adanya RUU HIP. ”Ada indikasi akan mengubah Pancasila menjadi Trisila bahkan Ekasila,” ujarnya.

Reporter: Rizky Aulia 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

KPU Sleman Gelar PSU pada 24 Februari 2024 di 11 TPS, PPS dan PPK Dipilih Ketat

Mata Indonesia, Sleman - KPU Sleman segera menyelenggarakan pemungutan suara ulang (PSU) dan pemungutan suara lanjutan (PSL) sesuai rekomendasi sebelumnya. Ada 11 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Bumi Sembada yang akan menjadi lokasi PSU dan PSL.
- Advertisement -

Baca berita yang ini